Kejurnas Wadokai Indonesia 2014, Lingga Atlet Junior Terbaik

Lingga (Kiri) dan Kontingen Lampung | Foto : Dok KS

Lingga (Kiri) dan Kontingen Lampung | Foto : Dok KS

JAKARTA – Karateka perwakilan perguruan Wadokai Lampung, Lingga Raga berhasil menyabet gelar sebagai best of the best kategori atlet junior pada kejurnas Kapolri Cup III 2014, yang berlangsung di Hall Voley Ball Senayan, Jakarta.

Itu setelah, Lingga berhasil mengalahkan rekan satu timnya Aldo, yang notabene merupakan sepupunya sendiri dengan skor 7-4. Seperti diketahui, putaran best of the best ini dipruntukkan bagi atlet yang menjadi juara di kelasnya. Untuk diketahui, Lingga adalah juara kumite di kelas -55 kg junior putra, sedangkan Aldo adalah juara di kelas kumite -61 kg junior putra.

Usai pertandingan, dengan napas yang terhela-hela Lingga mengatakan, sangat bersyukur sekali atas satu emas dan gelar best of the best yang diraihnya. Ia pun tak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua elemen yang selama ini membantunya sehingga ia bisa meraih prestasi ini.

“Alhamdulillah sekali target saya tercapai semua, ini baru pertama kalinya buat saya menjadi best of the best,” kata Lingga.

“Terima kasih kepada pelatih dan orang tua yang selama ini telah mendidik saya, ini semua berkat motivasi dan latihan yang telah diberikan oleh mereka,” kata Lingga yang merupakan putra kandung pelatih karate kontingen Lampung, Iskandar.

Di lain sisi, pada kejurnas tahun ini, kontingen Lampung gagal mencapai targetnya. Dari 5 atlet yang ditargetkan membawa medali emas, hanya dua atlet yang bisa merealisasikannya yakni Lingga dan Aldo.

Pelatih tim Lampung, Iskandar menyebutkan, kontingen Lampung hanya bisa membawa 2 emas, 5 perak dan 12 perunggu. Namun begitu, ia tetap mensyukuri raihan ini.

“Kalau dibilang puas memang belum, karena target tidak tercapai. Tapi inilah karate, olahraga yang tidak terukur. Tapi Alhamdulillah, dari atlet-atlet yang dimix (campur) muka lama 40 persen, 60 persen atlet baru, ini cukup lumayan. Bagi atlet-atlet yang baru ini bisa dijadikan tambahan jam terbang,” ungkap Iskandar.

“Inilah hasil dari proses latihan yang dijalani oleh mereka selama ini, dan pastinya setelah ini kita akan evaluasi apa-apa yang kurang, agar pada kejurnas tahun depan maupun event lain, prestasi anak-anak bisa lebih baik lagi,” pungkasnya.

 

TEKS   : IQBAL

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *