Dua Penodong di Mesuji Diringkus

Dua tersangka penodong di Mesuji diamankan. | Dok KS

Dua tersangka penodong di Mesuji diamankan. | Dok KS

KAYUAGUNG – Jajaran Unit Reskrim Polsek Mesuji Kabupaten OKI meringkus 2 orang pria yang sering menodong di daerah itu, Kamis (9/10) siang di jalan poros Desa Makarti Mulya Mesuji OKI. Saat menodong, kedua tersangka selalu membawa senjata tajam untuk mengancam korbannya.

Pelaku yakni Diwan alias Wandi bin Raden Pomoh (25) warga Dusun I Desa Pagardewa Mesuji OKI dan Hasan bin Abu Roni alias Abu Godek (32) warga Dusun II Desa Pematang Panggang Mesuji OKI. Sedangkan korban terkini yang ditodong yakni Widodo bin Dukut selaku karyawan PT Sumber Wangi Alam (perkebunan sawit) di Mesuji OKI.

Selain membekuk tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 1 bilah parang panjang dan uang Rp 50 ribu dari tangan Diwan. 1 HP Merk I Cerry, 1 bilah Sajam dan 2 ekor ayam jago aduan disita dari tangan Hasan. Kini keduanya dibawa ke Mapolsek Mesuji untuk diproses hukum.

Informasi yang dihimpun di lapangan dan kepolisian kemarin, penodongan dilakukan para tersangka kemarin pagi di jalan desa setempat. Modusnya, pelaku berboncengan mengendarai motor menghadang laju motor korban.

“Pelaku berpura-pura bertanya kepada korban dimana lokasi GTA (Gunung Tua Abadi). Lalu dijawab korban GTA tidak jauh lagi dari jalan itu,”ujar Kanitreskrim Ipda Sulardi SH mewakili Kapolsek Mesuji AKP S Deni NS kemarin siang.

Lanjutnya, setelah itu antara pelaku dan korban sama-sama meneruskan perjalanannya dengan arah berlawanan. Namun beberapa menit kemudian, pelaku balik kanan mengejar motor korban dan kembali menghadangnya sambil memberikan ancaman menggunakan sajam.

Hadangan kali ini bukan untuk memperjelas pertanyaan saat hadangan pertama. Para pelaku mengancam akan memecahkan kepala korban dan membunuhnya bila tidak menuruti kemauan pelaku. Tanpa perlawanan, korban menyerahkan dompetnya.

“Dompet itu berisi SIM, STNK, KTP atasnama Widodo bin Dukut, HP Cerry dan uang Rp 1,2 juta. Setelah mendapatkan dompet, pelaku kabur. Akhirnya korban melapor ke kantor polisi. Anggota kami bergerak cepat dan berhasil membekuk tersangka pada siang harinya,”sambung Kanitreskrim yang sebelumnya menjabat KBO Satreskrim Polres OKI.

Sedangkan kedua tersangka dihadapan pelaku mengakui segala perbuatannya. Diwan yang kesehariannya bekerja swasta mengaku baru kali pertama ikut menodong karena diajak Hasan. Sedangkan Hasan yang merupakan pengangguran ini mengakui sudah sering melakukan pencurian dan perampokan sehingga dirinya pernah dipenjara.

 

TEKS   : DONI AFRIANSYAH

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *