Sepekan, Polres OI “kandangkan” 30 Motor

Ilustrasi | Ist

Ilustrasi | Ist

INDERALAYA, – Dalam sepekan, sedikitnya 30 unit sepeda motor, baik milik mahasiswa maupun pelajar dikandangkan oleh Satlantas Polres OI. Motor yang ditahan itu disebabkan tidak memakai perlengkapan saat berkendara dan tidak memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM).
Hal tersebut diungkapkan Kapolres OI AKBP Asep Jajat Sudrajat melalui Kanit Patwal Ipda Suganda dalam sebuah razia di Jalan Lintas Timur (Jalintim), Palembang-Indralaya, KM 34, Kota Indralaya, Ogan Ilir, Rabu (8/10), kemarin. “Ya, dalam razia rutin, dalam sepekan terakhir ini kita sudah kandangkan 30 motor. Pengendara didominasi pelajar dan mahasiswa, dari tidak pakai helm hingga tidak ada SIM,” ungkapnya.
Ia menambahkan, selain untuk menekan angka kecelakaan, razia tersebut juga untuk memininalisir tindak kejahatan di jalan. “Ini juga untuk menekan tingkat kejahatan di jalan seperti jambret, curanmor dan lain-lain,” katanya.
Ditanya tentang sasaran dan terget kendaraan, Ipda Suganda mengatakan, seluruh kendaraan yang melintas menjadi tergetnya. Baik motor, mobil pribadi, mobil bok, truk hingga bus antar provinsi. “Untuk mobil bok, kita buka dan dilihat isinya. Khawatir ada bom, narkoba atau barang-barang membahayakan lainnya,” ucapnya.
Pantauan di lapangan, petugas memberhentikan hampir setiap kendaraan yang melintas. Dua remaja yang tidak menggenakan helm saat melintas tidak luput dari pemeriksaan petugas. Petugas juga memberhentikan mobil bok dan memeriksa isi dalam bok tersebut. Hal ini dilakukan lantaran khawatir, mobil tersebut membawa barang berbahaya dan narkoba.
Iman, sopir bok mengaku, barang tersebut merupakan sabun mandi yang akan dibawa ke Pasar Inderalaya. “Isinya hanya sabun mandi Mas. Saya dari Palmbang mau ke Pasar Indralaya. Saya nilai baik dilakukan razia, agar OI ini aman dan angka kecelakaan bisa ditekan,” singkatnya.

TEKS : JUNAEDI ABDILLAH
EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *