PBK Kewalahan Atasi Kebakaran Lahan di Ogan Ilir

kebakaran lahan di Ogan Ilir.

Petugas saat sedang memadamkan kebakaran lahan di Ogan Ilir. Beberapa Waktu Lalu | Foto : Dok KS

INDERALAYA – Meningkatnya kasus kebakaran, di Kabupaten Ogan Ilir (OI), dalam tiga bulan terakhir membuat petugas PBK Kabupaten Ogan Ilir (OI) kewalahan. Hal itu disebabkan kurangnya armada yang dimiliki Pemkab OI.

Kepala UPTB Kesbangpol Penanggulangan Bahaya Kebakaran (PKB) Adil Siregar, Rabu (8/10), mengatakan, saat ini pihaknya hanya memiliki tiga unit PBK dengan kapasitas 3000liter dan 5000liter yang hanya 15 menit mengeluarkan water canon.

Padahal, sambung Aidil, kebutuhan damkar di OI minimal limat unit mobil damkar. Sementara untuk petugas saat ini ada 60orang yang terdiri dari 10orang Pegawai Negeri Silil (PNS) dan 50orang Tenaga Kerja Sukarela (TKS). “Ya, dengan tiga unit ini kita sangat kewalahan. Untuk petugas PBK kita juga butuh 100 orang dan saat ini baru 60 orang,” paparnya.

Dikatakannya, untuk mobil damkar, pihaknya memerlukan kapasitas 10 ribu liter air. Selain itu sebagai bentuk penanggulangan kebakaran pihaknya juga membutuhkan bak penampungan air dengan daya tampung 20 ribu liter di daerah yang rawan kebakaran dan ramai seperti di Jalintim Km 10, Pasar Inderalaya, Pasar Tanjungraja, daerah Tanjung batu,dan sebagainya.

“Selain itu, kita juga memerlukan posko untuk mempermudah pantauan terhadap areal yang terbakar seperti Posko di Inderalaya, Posko Tanjung raja, Payaraman dan Pemulutan. Kami juga berharap agar PBK dilengkapi kendaraan operasional guna mempermudah pemadaman kebakaran. Jika semua hal tersebut terlaksana tentunya kerja dapat makin optimal,” ujar Adil.

 

TEKS    : JUNAEDI ABDILLAH

EDITOR   : IMRON SUPRIYADI

 

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *