Kualitas Udara di Banyuasin Semakin Memburuk

Kabut Asap yang Menyelimuti Kota Pangkalan Balai Banyausin | Dok KS

Kabut Asap yang Menyelimuti Kota Pangkalan Balai Banyausin | Dok KS

BANYUASIN – Kabut Asap yang menyelimuti Kabupaten Banyuasin kian hari kian memekat, jarak pandangpun kian kian memendek. Kondisi ini, membuat kualitas udara di Bumi Sedulang Setudung tersebut kian buruk.

Hasil pengecekan yang dilakukan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Banyuasin, Rabu (7/10), menunjukkan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Banyuasin sudah mencapai angka 135 dari angka sebelumnya 100.

Sekertaris BLH Kabupaten Banyuasin, Zainal Maun didampingi Kabid Pengendalian dan Pengelolaan Limbah, Abas Kurip menyebut, angka ISPU tersebut menunjukkan kalau kualitas udara di Banyuasin semakin memburuk. “Kualitas udara di Banyuasin, sudah tak lagi sehat dan membahayakan bagi kesehatan masyarakat,” kata Zainal yang dibincangi, kemarin.

Memburuknya kualitas udara di Banyuasin ini sebutnya, disebabkan semakin tebalnya kabut asap yang menyelimuti kabupaten ini. “Dari cek fisik saja, kita sudah sulit melakukan pernafasan yang baik. Kualitas udara seperti ini, bisa menyebabkan berbagai penyakit salah satunya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA),” terangnya.

Karenanya masyarakat dihimbau untuk lebih waspada dan disarankan mengurangi aktivitas di luar rumah, kalau pun harus beraktivitas di luar rumah maka kata Zainal, sebaiknya menggunakan masker.

“Kita juga menghimbau kepada semua instansi terkait, untuk segera bertindak dalam mengatasi persoalan ini. Misalnya, dengan membagikan masker gratis dan mengatur ulang jadwal belajar sekolah,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Manggala Agni Kabupaten Banyuasin, Wawan Sukawan menerangkan dari hasil patroli bersama Manggala Agni dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuasin, tidak ditemukan lagi titik api maupun lahan yang terbakar.

“Yang kita temukan, hanyalah sisa-sisa lahan yang terbakar. Sementara titik api, tidak ada yang terpantau. Kabut asap di Banyuasin ini, adalah asap kiriman dari kabupaten tetangga,” tukasnya.

 

TEKS         : DIDING KARNADI

EDITOR       : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *