DPPKAD Kabupaten OKI Sulit Capai Target Retribusi Terminal

Ilst. Retribusi

Ilst. Retribusi

KAYUAGUNG – Target retribusi karcis Terminal Tipe A Kayuagung tahun 2014 dinaikkan sepihak oleh Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Ironisnya, kenaikan target dari Rp 2,1 miliar menjadi Rp 2,2 miliar itu  diberikan Oktober 2014. Di mana capaian hal itu jelas menyulitkan Dinas Perhubungan, Informasi dan Komunikasi (Dishubkominfo) selaku pengelola objek pajak dan retribusi itu.

Kepala Dishubkominfo OKI, M Dahlan ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kenaikan target retribusi karcis terminal tersebut. Namun pihaknya merasa kenaikan target tersebut kurang optimal lantaran terjadi di penghujung tahun anggaran.

“Kenaikan itu juga secara sepihak dan mendadak, sehingga mau tidak mau kami harus menerima kenaikan target tersebut,” ujar Dahlan, Selasa (7/10).

Walaupun demikian, kata Dahlan, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk merealisasikan kenaikan target yang telah ditetapkan oleh DPPKAD OKI.

“Sebenarnya realisasi retribusi karcis kita sudah melebihi target awal yakni telah terealisasi 115 persen dari target Rp 2,1 miliar. Tetapi karena target dinaikan menjadi Rp 2,2 miliar, persentase pencapaian kita menurun menjadi 107 persen per 5 Oktober 2014,” terang Dahlan.

Pihaknya menduga, adanya kebijakan kenaikan target retribusi karcis untuk kendaraan angkutan umum baik barang maupun penumpang di penghujung tahun anggaran ini lantaran untuk menutupi pencapaian retribusi karcis tahun 2013 yang tidak mencapai target.

“Kalau tahun 2013, di mana hingga akhir Desember realisasinya hanya sekitar 70 persen dari target sebesar Rp 1,84 miliar. Kalau untuk 2014, saat ini sudah tercapai Rp 2,3 miliar lebih, itu sudah melebihi target yang ditetapkan DPPKAD OKI,” terang mantan Kabag Pemerintahan Setda OKI ini.

Ditambahkannya, selain pencapaian retribusi karcis yang telah melebihi target, 2 objek pajak dan retribusi lainnya yang dikelola Dishubkominfo OKI juga telah over target.

“Kita juga mengelola retribusi menara telekomunikasi dan KIR, keduanya juga sudah melampaui target yang telah ditetapkan. Kita berharap pencapaian ini tetap berkelanjutan hingga tahun-tahun mendatang,” tandasnya.

Dahlan juga mengatakan, berdasarkan Perda Nomor 9 tahun 2011 tentang Retribusi Terminal, besaran retribusi untuk bus pariwisata Rp 5.000, retribusi
fuso Rp 5.000, tronton Rp 8.000,. dan truk Rp 2.000.

“Dengan nilai retribusi angkutan dan sistem penyetoran retribusi secara langsung di pos terminal, maka kita yakin target yang ditetapkan bisa tercapai, kita juga akan menindak jika ada oknum pemungut retribusi yang nakal di lapangan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala DPPKAD OKI, Daud SIp MSi belum bisa dikonfirmasi terkait kenaikan target retribusi karcis angkutan yang telah ditetapkannya per Oktober 2014. Namun sebelumnya pihaknya menyatakan untuk semester pertama 2014 memang ada beberapa objek pajak yang telah over target dan ada juga yang pencapaiannya masih minim.

 

TEKS      : DONI AFRIANSYAH

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *