Dana Pemangku Adat Diduga Menguap

BANYUASIN – Dana pemangku adat yang dianggarkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin sebesar Rp 700 ribu per desa di 288 desa, diduga menguap. Pasalnya ada beberapa pemangku adat mengaku, selama ini belum pernah menerima dana tersebut

Zaenal, pemangku adat di salah satu desa di kawasan perairan Kabupaten Banyuasin misalnya. Ia menyebut, jangankan mendapatkan uang untuk pemangku adat, ia saja tidak mengetahui ada anggaran tersebut.

“Mungkin karena saya warga perairan, jadi kurang informasi. Tetapi hingga saat ini, saya tidak tahu kalau pemangku adat ada honornya,” kata Zaenal yang dibincangi, Rabu (7/10).

Menurut Zaenal, tidak hanya baru mengetahui kalau pemangku adat ada honor tetapi juga baru tahu selama ini ada program pembinaan dan sosialisasi pelestarian adat setelah membaca koran di Pangkalan Balai, kemarin.

Tetapi sebutnya, secara pribadi, honor tersebut tidaklah terlalu dipersoalkannya.Sebab kata Zaenal, baginya yang terpenting adalah bisa menjalankan tugas dan fungsinya sebaik mungkin sebagai pemangku adat.

“Namun kalau dikasih honor, ya saya terima. Siapa sih orang yang menolak, jika dikasih uang apalagi jika itu sudah dianggarkan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Yang jelas, kalau memang itu hak saya tidak akan lari kemana,” ucapnya.

Sementara Kepala Badan Pemberdayaan Desa (BPD) Banyuasin yang dikonfirmasi melalui Kepala Bidang (Kabid) Ketahanan Masyarakat Desa dan Sisbud (KMD), Yuni menyebut, honor untuk pemangku adat tersebut sudah lama dianggarkan oleh Pemkab Banyuasin.

“Namun bisa saja, jika ada pemangku adat yang tidak menerimanya. Tetapi itu jumlahnya sedikit, paling sekitar satu persen,” jelasnya.

Pemangku adat di desa mana, yang tidak menerima honor tersebut ? Yuni mengaku tidak tahu. Tetapi jelas Yuni, bisa saja honor pemangku adat belum diterima karena Dana Alokasi Desa (DAD) di desa bersangkutan belum cair.

 

TEKS         : DIDING KARNADI

EDITOR       : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com