20 Siswa SMK Kuliah Gratis di Tiongkok

Ilustrasi

Ilustrasi

PALEMBANG – Sebanyak 20 orang siswa lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) asal Sumsel, akan dikirim oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) ke Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Kesepakatan ini dihasilkan setelah Konsulat Jenderal (Konjen) RRT untuk Indonesia di Medan bertemu dengan Gubernur Sumsel, Alex Noerdin pada 16 September lalu.

Kepala Dinas Pendidikan (Diknas) Sumsel, Widodo mengatakan, pemerintah RRT memberikan kuota 250 siswa SMK terbaik Indonesia untuk belajar ke negeri tirai bambu tersebut. Sumsel jelasnya, mendapatkan kuota 20 siswa.

“Mereka dikirim ke sana dalam rangka menimba ilmu. Mulai dari belajar tehnologi, konstruksi hingga bidang ilmu tenik lainnya. RRT sendiri yang menawarkannya kepada pemerintah Indonesia,” kata Widodo yang dibincangi di Kantor Gubernur Sumsel, kemarin.

Ke-20 orang putra daerah Sumsel itu jelas Widodo, akan belajar selama empat tahun. Namun satu tahun awal, mereka akan fokus melatih bahasa dan siswanya selama tiga tahun barulah belajar ilmu yang telah ditentukan.

Bagaimana dengan biaya ? Widodo menyeut, biaya kuliah dan tinggal disana semuanya di fasilitasi pemerintah. “Kita hanya diminta menanggung biaya hidup, visa dan asuransi. Kalau urusan uang kuliah dan dormitory (asrama-red) ditanggung oleh pemerintah Tiongkok. Pemerintah disana telah menentukan tempat kuliah, salah satunya adalah Nanjing University yang sudah terkenal,” ucapnya.

Menurut Widodo, Pemprov Sumsel masih menunggu jadwal keberangkatan dari pemerintah pusat. Hanya saja, direncanakan ke-20 orang siswa lulusan SMK Sumsel bertolak dari Jakarta di awal Oktober ini. Masih kata dia, program kerja sama sekolah ini belum memasuki jangka panjang.

“Tapi setelah lulus, peluang mereka untuk bekerja kembali di daerah asal sangat besar. Bisa saja di perusahaan gas, minyak, perkebunan, industri dan ada banyak hal yang menjadi potensi bagi mereka setelah lulus dari Tiongkok nanti. Contohnya Sumsel yang giat dalam melakukan pembangunan, pasti membutuhkan SDM berkualitas seperti mereka nantinya,” tukasnya.

 

TEKS         : IMAM MAHFUZ

EDITOR       : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *