Kos-kosan di Palembang banyak Jadi Tempat Mesum ?

mesumPALEMBANG – Kos-kosan kini menjamur di Palembang, bisnis ini memang sangat menggiurkan terutama di kawasan yang ada perguruan tinggi seperti di kawasan Plaju, dan KM 3,5 dan kawasan lainnya.

Namun, Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) mengendus, kalau kos-kosan tersebut kerap dijadikan sebagai tempat mesum. Kepala Sat Pol PP Palembang, Tatang DK Direja yang dibincangi melalui Sekretaris Sat Pol PP, M Sabar menyebut, banyak laporan dari warga yang masuk ke Sat Pol PP.

Warga sebutnya, sering mengeluhkan kost-kosan yang menjadi tempat untuk berbuat mesum. “Kami akan tindaklanjuti laporan tersebut, kos-kosan yang tersebar di Palembang salah satunya di kawasan Plaju akan di razia,” kata Sabar yang dibincangi, Kamis (2/10).

Tak hanya kos-kosan, menurut Sabar, Sat Pol PP juga kerap menerima keluhan warga dengan keberadaan tempat hiburan malam di metropolis. Bahkan sebut Sabar, ada laporan warga yang menyebutkan kalau tempat hiburan malam di Palembang saat ini sudah menyuguhkan tarian erotis.

“Tempat hiburan malam juga, akan kita razia. Jadwalnya sudah ada, tetapi tidak bisa kita sampaikan. Yang pasti, akan di lakukan pada malam Sabtu dan Minggu. Kalau sebuah tempat hiburan terbukti melanggar aturan, maka akan kami tindak tegas sesuai aturan,” tegasnya.

Tempat hiburan malam yang melanggar aturan itu, akan di sanksi. Sanksi nya yang paling berat, adalah penutupan operasional tempat hiburan tersebut. Tetapi sebelum itu dilakukan, terlebih dahulu akan dilakukan pembinaan. “Awalnya dibina dulu. Tetapi, jika sudah berulang kali melakukan hal yang sama, akan langsung ditutup. Misalnya terjadi peredaran narkoba, tempat maksiat dan lainnya,” tegasnya.

Sabar mengaku, untuk lokasi yang akan di razia sudah ditentukan. Karena sebutnya, Sat Pol PP sudah memegang lokasi target operasi (TO). Adapun lokasi yang akan di razia berada di Jalan M Isa, Soekarno Hatta dan lainnya. “Tapi, untuk titik TO kami sudah tentukan,” ujarnya.

Sabar menyebutkan, razia yang dilakukan Sat Pol PP sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 44 tahun 2002 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum. “Apabila terjadi hal-hal yang menggagu ketertiban. Pasti akan kami tindak tegas,” tukasnya.

 

TEKS          : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *