Diduga Manipulasi Data Pemilih, KPU Muaraenim Dilaporkan ke Kejari

Ilustrasi KPU | Ist

Ilustrasi KPU | Ist

MUARAENIM – Caleg DPRD Muaraenim nomor urut 9 dari Partai Persatuan Pembangunan(PPP), Syaiful Bahri alias Ipung, kemarin mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Muaraenim untuk melaporkan kecurangan manipulasi data mata pilih yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Muaraenim.

Namun laporan Ipung tersebut, ditolak. Dibincangi usai menyampaikan laporannya ke Kejari Muaraenim, Ipung mengaku laporannya ditolak karena Kejari tidak berwenang untuk menerima pengaduan dalam kasus yang disampaikannya tersebut.

“Namun saya tetap berkoordinasi dengan Kejari, mereka menyarankan untuk melaporkan persoalan itu ke Mahkamah Konstitusi (MK), Dewan Etik MK, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP),” jelas Ipung.

Ia menjelaskan, persoalan itu sudah pernah diadukannya ke MK. Bahkan MK, sempat menyidangkan laporannya itu. Namun MK kemudian memutuskan, pengaduan yang disampaikannya tidak beralasan hukum.

“Saya juga sudah melaporkan majelis hakim MK, yang menyidangkan pengaduan saya itu ke Dewan Etik MK. Dewan Etik MK, akhirnya mengeluarkan putusan Nomor 62/DEHK/P.01/IX/2014. Isinya, saya diminta untuk melengkapi berkas pengaduan,” ujarnya.

Rencananya lanjut dia, jika Kejari Muaraenim menerima laporan itu, ia ingin menggugat adanya kecurangan dalam data pemilih oleh KPU Muaraenim. Dimana, tidak ada mata pilih laki-laki dalam data daftar pemilih. “Sekarang harapan saya ada di DKPP, sampai saat ini DKPP belum memberikan jawaban terhadap gugatan saya itu,” tukasnya.

 

TEKS           : SISWANTO

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *