Wartawan Mingguan Jadi Korban Tabrak Lari

ilustrasi

ilustrasi

MUARAENIM – Yandi Pranoto (29), salah satu wartawan mingguan di Kabupaten Muaraenim menjadi korban tabrak lari. Wartawan Sriwijaya Ekspres itu, Selasa (30/9) malam meninggal ditabrak oleh kendaraan di kawasan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) tepatnya di Desa Talang Taling depan PT Compid sekitar pukul 18.30 WIB.

Korban sempat dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas Gelumbang, kemudian di rujuk ke RSUD Prabumulih. Setelah sempat mendapatkan perawatan intensif, Rabu (1/10) sekitar pukul 14.30 WIB, korban akhirnya menghembuskan nafasnya yang terakhir.

Rencananya almarhum akan dimakamkan ditempat kelahirannya di Desa Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKU). Kabar meninggalnya korban, sempat mengejutkan sejumlah jurnalis di Muaraenim.

“Kita pertama kali mendapat info tadi pagi, (kemarin, red) dari Ketua Komunitas Jurnalis Muaraenim (KJM), Hijazi. Ia memberitahu kami, kalau Yandi mengalami kecelakaan,” kata Candra, salah satu wartawan media online yang bertugas di Muaraenim.

Rencananya kata dia, mereka akan ikut Ketua KJM untuk membesuk korban di RSUD Prabumulih. Namun, karena kesibukan liputan, akhirnya hanya diwakilkan kepada Ketua KJM dan satu orang wartawan lain. “Kita doakan semoga amal ibadah almarhum diterima Allah SWT, serta diampuni segala dosa-dosanya semasa hidup,” ucapnya.

Informasi yang dihimpun Kabar Sumatera, kecelakaan yang merenggut nyawa korban itu berawal saat korban usai menjalankan aktivitasnya sebagai jurnalis. Korban bermaksud pulang ke rumahnya di Desa Pedamaran, OKI dengan mengendarai sepeda motor BG 4198 KG.

Saat melintas di kawasan Desa Talang Taling, Gelumbang, Muaraenim tepatnya di depan PT Compid, sepeda motor korban diduga diserempet oleh mobil yang melintas sehingga korban jatuh.

Warga yang melihat kejadian itu, langsung segera memberikan pertolongan dengan membawa korban ke puskesmas terdekat dan langsung dilaporkan ke Polsek Gelumbang. “Kami melihat dia, sudah terkapar dipinggir jalan dalam kondisi tak sadarkan diri. Aku langsung memanggil warga lain, untuk membantu korban dan melaporkannya ke Polsek Gelumbang,” kata Andy (31), salah satu warga yang mengantarkan korban ke Puskesmas Gelumbang.

Kapolsek Gelumbang, AKP Mulyono melalui Kanit Laka, Aiptu Chandra Wira ketika di konfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. “Kami sudah melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari sejumlah saksi. Kita akan telusuri kasus tabrak lari ini,” tukasnya.

 

TEKS         : SISWANTO

EDITOR       : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *