Kabupaten Empat Lawang Tak Lagi Jadi Daerah Tertinggal

Tugu Emass Salah satu Icon Kab Empat Lawang

Tugu Emass Salah satu Icon Kab Empat Lawang

EMPAT LAWANG – Setelah tujuh tahun dimekarkan dari Kabupaten Lahat, kini Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati sudah terlepas dari predikat, sebagai daerah tertinggal dari Kementrian Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT).

Status baru sebagai daerah berkembang tercatat mulai 29 September 2014 lalu, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri PDT Nomor 141 tahun 2014. Data yang ada, dari enam daerah yang lepas status daerah tertinggal Empat Lawang, ratingnya paling maju dibandingkan ke lima daerah lainnya di Indonesia.

“SK keluar tanggal 29 September tadi, penilaian mereka sendiri berdasarkan data pembangunan tahun 2013 sehingga Empat Lawang sudah lepas dari daerah tertinggal. Dari 28 item penilaian, 20 itemnya melebihi hasil penilaian dari target yang ada,” beber Bupati Empat Lawang, H Budi Antoni Aljufri disela peninjauan pembangunan jalan lingkar kota, Rabu (1/10).

Dikatakan HBA, penilaian itu bukanlah rekayasa karena penilaian dari akademis dan banyak indikator penilainnya, diantaranya dilihat dari infrastruktur pembangunan yang ada. Lanjutnya, penilaian dari Kementerian PDT ini menampik isu yang ada kalau Empat Lawang tidak ada perubahan membangun.

Sebab yang memberikan penilaian adalah pihak kementerian, bukan mengada-ngada dari Pemkab Empat Lawang. HBA menyampaikan, penilaiannya ini sangatlah wajar. Dia menyatakan geliat pembangunan di Kabupaten Empat Lawang, sudah sangat pesat sekali.

Malah sebutnya, disuatu hari saat ia meninjau jalan banyak orang takjub dengan adanya pembangunan ditingkat desa-desa salah satunya akses jalan yang diperlebar hingga ke dusun- dusun. “Ini menunjukkan jajaran kita bekerja dengan baik, sesuai dengan arahan saya dalam mewujudkan Kabupaten Empat Lawang EMASS nan Gemilang,” jelasnya.

Berdasarkan data jelas HBA, saat ini Pemkab Empat Lawang sudah membangun jalan kabupaten sepanjang 1.400 Kilo Meter (KM) dan semuanya sudah selesai pada tahun ini. Saat ini pemkab sebutnya, fokus untuk membangun jalan kabupaten hingga ke talang maupun dusun seperti di Kecamatan Saling ada enam titik jalan yang dibangun.

Nah dari pembangunan yang dilakukannya manfaatnya sangat banyak sekali, salah satunya pembangunan Jalan Tanjung Ning menuju Kabupaten Rejang Lebong. Ini nanti membuka akses warga Rejang Lebong untuk berbelanja di Kabupaten Empat Lawang, sebab jarak tempuhnya hanya 30 menit. “Kalau mereka mau belanja ke Curup, kota mereka sendiri waktunya dua jam begitu juga ke Kota Lubuk Linggau,” ujarnya.

Sementara bagi warga sekitar, dengan dibangunnya jalan tersebut maka warga semakin mudah menuju ke kebun mereka sebab sudah bisa dilintasi menggunakan mobil. “Nah inikan sangat menguntungkan bagi warga kita,”ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas PU Bina Marga (BM) Empat Lawang, H Fauzi menyatakan, pembangunan jalan dan jembatan bukan untuk Pemkab Empat Lawang namun dibangun untuk kesejahteraan masyarakat.

Dikatakannya, dengan dibukanya jalan hingga ke desa, talang-talang tak ada lagi desa yang terisolir, tidak ada lagi desa yang tertinggal. Warga desa kini bangga, jalan ke perkebunan yang dulunya lebarnya hanya satu meter kini bisa dilalui dengan mobil. “Insya Allah semua tercapai sesuai target,” tukasnya.

 

TEKS         : SAUKANI

EDITOR       : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *