3000 Benih Ikan Ditebar di Sungai Musi

Bupati Empat Lawang, H Budi Antoni Aljufri menebar 3000 benih ikan di muara Sungai Musi tepatnya di Desa Rantau Tenang, Kecamatan Tebing Tinggi, Rabu (1/10). | Foto : Saukani/KS

Bupati Empat Lawang, H Budi Antoni Aljufri menebar 3000 benih ikan di muara Sungai Musi tepatnya di Desa Rantau Tenang, Kecamatan Tebing Tinggi, Rabu (1/10). | Foto : Saukani/KS

EMPAT LAWANG – Untuk melestarikan biota di Sungai Musi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang menebar 3000 benih ikan. Pelepasan benih ikan air tawar jenis nila dan mas tersebut dilakukan Bupati Empat Lawang, H Budi Antoni Aljufri (HBA) di kawasan muara Sungai Musi tepatnya di Desa Rantau Tenang, Kecamatan Tebing Tinggi, Rabu (1/10).

“Ada sekitar 3000 benih ikan, tahap awal kita lepas di wilayah Tebing Tinggi untuk perkembangan biaota Sungai Musi,” kata Kepala Dinas Pertanian Peternakan dan Perikanan (DP3) Empat Lawang, Rudianto, kemarin.

Benihnya jelas dia, diambil dari hasil penangkaran di kolam milik Pemkab Empat Lawang sendiri. Dalam waktu dekat terangnya, akan diupayakan penambahan lagi dibeberapa titik di aliran Sungai Musi di Empat Lawang.

Tak hanya jenis ikan mas dan nila, nanti juga akan dilepas ikan sungai jenis lain seperti baung, sema dan lainnya. “Kita lepas ikan yang ukurannya sudah lumayan besar, agar tidak mati dan bisa berkembang lagi. Rata-rata ikan berukuran sekitar satu dampai dua jari,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Empat Lawang, HBA mengakui, upaya pelestarian ikan di Sungai Musi penting. Sebab, kedepannya jika ikan sudah berkembang bisa menjadi salah satu potensi perekonomian masyarakat.

“Kegiatan ini, untuk pelestarian ikan-ikan di sungai terutama Sungai Musi di kawasan Empat Lawang,” terang HBA seraya menyebut, bibit ikan nila dan mas yang dilepas sudah cukup besar dan bisa berkembang biak lagi.

HBA menyebut, ia sangat melarang warga untuk mendapatkan ikan di sungai dengan cara di setrum atau di racun. Ia mengharapkan, warga hanya menjala dan memancing. “Silakan warga mancing atau menjala tapi jangan nyetrum karena bukan hanya ikan yang besar mati, anak-anak ikan yang masih kecil bisa ikut mati semua,” kata HBA.

Pemkab jelasnya, nanti akan memasang plang-plang larangan menyetrum dan meracun di pinggir-pingir sungai. Selain itu pemkab, akan menganggarkan benih ikan patin, baung dan sema untuk dilepas di Sungai Musi. “Larangan tersebut akan dijalankan dan jika ada warga melanggar akan diberi sanksi,”tukasnya.

TEKS        : SAUKANI

EDITOR       : DICKY WAHYUDI

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *