Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Jembatan Gantung di Desa Guci Mengkuatirkan

MUARAENIM – Warga Desa Guci, Kecamatan Ujanmas, Muaraenim mengeluhkan kondisi jembatan gantung yang baru selesai dibangun menggunakan dana APBD Muaraenim 2014 sebesar Rp 2.182.158.000, yang dikerjakan oleh CV Farian Laen Perkasa.

Sebab diduga jembatan gantung itu, dibangun asal jadi sehingga dikuatirkan bisa membahayakan warga yang akan melintas di jembatan gantung tersebut. Pantauan Kabar Sumatera, Selasa (30/9), kondisi jembatan gantung yang baru di bangun tersebut, membentang diatas Sungai Lematang sepanjang sekitar 200 meter dengan lebar sekitar satu meter lebih, dengan tali sling dan berlantai plat besi.

Jembatan tersebut, menggantikan jembatan lama yang sudah lapuk dan keropos. Sepintas, jembatan tersebut tampak sempurna. Namun ketika diamati, tali slingnya tinggi dan ditambah tali besi gantung yang banyak kendur dan lepas, sehingga membuat jembatan sangat goyang.

Namun, yang cukup mengkhawatirkan adalah kondisi tali besi gantung yang berguna untuk menahan beban jembatan. Sebab ada beberapa tali besi gantung yang sengaja dipotong dan disambung dengan las, yang diduga untuk mengencangkan dan menyeimbangkan lantai jembatan. “Kami khawatir jika tidak diperbaiki jembatan ini akan putus,” kata Kepala Desa (Kades) Guci, Hairumansyah didampingi perangkat desa dan tokoh masyarakat Guci ketika dibincangi, kemarin.

Menurut Hairumansyah, dari pengamatan mereka, yang sangat janggal adalah kondisi tali sling penahan jembatan terlihat tinggi sebelah sehingga membuat lantai jembatan miring. Lalu tiang jembatan, juga agak miring.

Selain itu sebutnya, kondisi tali besi gantung untuk penahan dan penyeimbang badan jembatan banyak yang kendur. Oleh pemborongnya, untuk mengambil jalan pintas beberapa besi hanya dipotong dan dilas dengan tujuan supaya kencang. “Padahal seharusnya, tali besi tersebut dikencangkan secara normal bukan dipotong. Kami minta jembatan tersebut diperbaiki sesuai RAB yang ada,” harapnya.

 

TEKS         : SISWANTO

EDITOR        : DICKY WAHYUDI

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *