Ketua DPD NasDem Palembang Dipecat

Ilustrasi

Ilustrasi

PALEMBANG – Setelah Partai Amanat Nasional (PAN), kini giliran Partai NasDem yang mengalami konflik internal. Jika PAN memecat sejumlah ketua dan kadernya, Partai NasDem hanya memecat Ketua  DPD Partai NasDem Kota Palembang yang juga calon anggota legislatif (Caleg) DPRD Sumsel terpilih, Ardhani Awam.

Jabatan Ardani kini, diserahkan ke Yandi Effendi yang akan dilantik pada Jumat (5/9) di Hotel Amaris, Palembang. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris DPW Partai NasDem Sumsel, Suparman Roman saat dibincangi di Kantor Partai NasDem Sumsel, Jalan Demang Lebar Daun, Palembang, Rabu (4/9) malam.  “Surat Keputusan (SK) pemecatan Ardhani sudah lama ada, sekarang tinggal pelantikan penggantinya,” kata Suparman.

Suparman menjelaskan,  Ardhani dipecat karena  dianggap merugikan partai dengan melakukan penggelapan uang ratusan juta rupiah, yang seharusnya diperuntukan bagi para saksi partai yang berada di Kota Palembang.

“Dia (Ardhani) bilang, uang tersebut telah direalisasikannya. Tetapi setelah tim kami mengecek langsung dengan beberapa saksi yang ada di Kota Palembang,  uang anggaran atau honor tersebut tidak mereka terima,” terang Suparman. “Semuanya itu putusan DPP, kami disini hanya memberikan apa yang diinginkan DPP,” tegasnya.

Apakah itu artinya, Ardhani bakal gagal dilantik sebagai anggota DPRD Sumsel periode 2014-2019 ? Suparman menerangkan,  enggan menjawabnya. Namun sebut Suparman, DPW Partai NasDem akan mengambil keputusan sesuai prosedur.

Tak hanya Ardhani, DPW Partai NasDem Sumsel pun melengserkan jabatan Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten OKU Timur, Syahrir Oesman.  Kakak kandung Ketua DPW Partai NasDem Sumsel, Syahrial Oesman itu dilengserkan dengan alasan menjaga nama baik partai.

“Tidak etis kalau saya buka ke publik, soal penjabaran etika konstitusi partai yang kita maksudkan. Namun yang jelas, kalau pak Syahrial telah memutuskan untuk memecat Syahrir Oesman dari Partai Nasdem,  sesuai hasil rapat kita kemarin malam ,” ungkapnya.

Ia pun membantah adanya isu yang menyatakan kalau Syahrial Oesman, ikut terlibat dalam pelanggaran etika konstitusi partai tersebut. Sehingga untuk membersihkan semua dugaan tersebut, Syahrial mendapat tugas dari DPP untuk merekonsiliasi partai dalam enam bulan kedepan.

“Jadi tidak benar, kalau pak Syahrial juga ikut dipecat. Kalau mendapat tugas dari DPP betul, ia ditugaskan melalukan merekonsiliasi partai serta menjalin komunikasi di daerah dengan lebih intens lagi,” ujarnya.

Sementara itu Ketua DPW Partai NasDem Sumsel, Syahrial Oesman menerangkan ia mendapat mandat dari DPP untuk tetap memimpin Partai NasDem Sumsel. DPP pun menugaskannya, untuk melalukan merekonsiliasi partai.

Kepercayaan DPP itu tegas Syahril, akan dijawabnya dengan melakukan evaluasi kepengurusan DPD Partai NasDem di kabupaten/kota di Sumsel. “Akan ada evaluasi terhadap kepengurusan, untuk menjaga citra partai,” tukasnya.

 

TEKS          : ARDHY FITRIANSYAH

EDITOR        : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *