CJH Diminta Waspadai Virus Ebola

Virus-Ebola

Foto : Google Image

PALEMBANG – Sebanyak 448 Calon Jemaah Haji asal Sumsel yang masuk dalam Kelompok Terbang (Kloter) 1, Selasa (2/9), diberangkatkan ke tanah suci. Mereka, dilepas oleh Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin.

Saat melepas CJH kloter pertama ini, Alex menghimbau semua jemaah haji asal Sumsel, untuk menjaga kesehatannya sehingga bisa menyelesaikan ibadahnya dengan baik.  “Kepada jamaah agar menjaga kesehatan. Apalagi, kondisi cuaca di Arab Saudi terbilang sangat panas. Karenanya perbanyaklah minum air putih, agar tidak dehidrasi dan konsumsi buah juga harus diperbanyak,” himbau Alex.

Alex juga meminta supaya ketua-ketua rombongan, harus mewaspadai virus Ebola yang sedang marak terjadi di kawasan Timur Tengah dan Afrika. Sebab, ia mengkhawatirkan sebaran virus tersebut, tidak terdeteksi ketika sudah berada disana. Karena ada jutaan umat, yang  berkumpul.

“Ebola tetap harus diwaspadai bagi para calon jamaah. Namun, kita terus meminta dengan yang maha kuasa, agar jamaah asal Sumsel selalu diberikan kesehatan hingga selesai. Kemudian tim-tim medis sudah kita persiapkan dalam mengantisipasi hal-hal tersebut,” sebut Alex.

Alex menambahkan, Pemprov Sumsel sendiri pada musim haji tahun ini tetap komitmen memberikan uang saku sebesar Rp 1 juta. Alex berharap, uang tersebut dapat digunakan secara optimal oleh jamaah untuk keperluan sehari-hari di tanah suci.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Agama (Kemenag) Sumsel, H Hambali menerangkan untuk pemberangkatan CJH Sumsel kloter pertama, tidak ada lagi kendala.

“Ada 448 jemaah yang diberangkatkan hari ini, persoalan visa sudah beres. Namun, masih ada dua orang yang tertunda keberangkatannya, dikarenakan sakit. Yang satu sakit TBC stadium II, satunya lagi mengalami stroke,” terang Hambali.

Pesawat kloter pertama ini, lanjut Hambali, take off dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II pada pukul 13.30 WIB dengan tujuan langsung ke Jeddah. Untuk pemondokan disana, juga sudah siap baik di Madinah maupun Mekkah.

TEKS              : IMAM MAHFUZ

EDITOR         : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *