Kepemilikan Ladang Ganja di Empat Lawang, Diduga Dibackingi Mafia Narkoba

Ilustrasi Daun Ganja

Ilustrasi Daun Ganja | Ist

EMPAT LAWANG – Penemuan ladang ganja di Desa Tanjung Alam, Kecamatan Pendopo seluas tiga hektar, berisikan 10 ribu lebih pohon ganja siap panen,  bisa disebut penemuan terbesar di Sumatera Selatan (Sumsel).

Informasi yang didapatkan Kabar Sumatera, Satuan Narkoba Polda Sumsel mensinyalir ladang ganja di Empat Lawang itu, kepemilikannya di backingi jaringan narkoba kelas kakap antar provinsi.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Saud Usman Nasution melalui Direktur Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Dedy Setyo Yudho Pranoto menyebut, dugaan adanya dukungan mafia kelas kakap bukan bualan.

Indikasi itu kaat Dedy, terlihat luasnya ladang ganja yang ditemukan tersebut, dan banyaknya pohon ganja yang  ditanam. “Itu pasti tidak untuk wilayah Empat Lawang saja, lain kalau kita temukan satu atau dua batang ganja saja,” jelas Dedy, Minggu (31/8)

Indikasi lainnya terang Dedy, terlihat dengan keberadaan ladang ganja itu yang seakan-akan dilindungi oleh masyarakat. Tahun lalu jelas Dedy, saat aparat kepolisian hendak menuju lokasi ladang ganja itu, sempat dihalang-halangi dan dihadang oleh sejumlah warga sekitar. “Ini sangat disayangkan, harusnya masyarakat tidak melindungi pelaku kejahatan yang merusal moral bangsa,” sesalnya.

Satuan Narkoba Polda Sumsel sambungnya, akan terus mengembangkan kasus tersebut.  Sebab beber Dedy, tidak menutup kemungkinan ada ladang ganja lain di Kabupaten Empat Lawang selain di Kecamatan Lintang Kanan.

Kepolisian sebutnya, akan bertindak tegas jika ditemukan kembali ladang ganja. Bila perlu tegasnya, jika pelaku melakukan perlawanan maka akan diberi ganjaran yang setimpal. Dedy juga meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang bersama Forum Kesatuan Perangkat Daerah (FKPD) Empat Lawang, jangan tinggal diam.

Menurutnya, perlu kerja yang matang agar masyarakat Kabupaten Empat Lawang tidak lagi untuk buat ladang ganja. “Ya kasih dong pekerjaan buat mereka, jadi masyarakat tidak buat ladang ganja lagi,” ucapnya.

Sebagai informasi, diberitakan Kabar Sumatera sebelumnya, Jumat (29/8) sekitar pukul 04.00 WIB, tim Satuan Narkoba Polres Empat Lawang bersama Sat Narkoba Polda Sumsel dan Brimob Polda, berhasil mengungkap ladang ganja seluas tiga hektar di  Desa Tanjung Alam, Kecamatan Lintang Kanan Kabupaten Empat Lawang.

Dari tiga hektar ladang ganja di areal perbukitan tersebut, diamankan sekitar 10 ribu batang lebih ganja siap panen.  Temuan itu, adalah temuan kedua di 2014. Sebelumnya, Sat Narkoba Polres Empat Lawang juga menemukan ladang ganja seluas dua hektar di Talang Kemumu, Desa Lubuk Gelanggang, Kecamatan Tebing Tinggi.

 

TEKS           : SAUKANI

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *