Empat Lembaga Lingkungan dunia Tebar Virus Cinta di Sekolah

Ilustrasi

Ilustrasi | Ist

KAYUAGUNG – Empat Lembaga Lingkungan dunia yaitu, Mongabay, The Asia Foundation, Green Radio dan Walhi Sumsel bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten OKI mengajak para pelajar di Kabupaten OKI untuk peduli terhadap lingkungan melalui acara Workshop Jurnalisme Lingkungan yang diprakarsai oleh situs lingkungan hidup  Mongabay, Walhi Sumsel dan Green Radio di SMAN 3 Unggulan Kayuagung, Jum’at (29/8).

Koordinator Mongabay Sumatera Selatan, Taufik Wijaya mengatakan Workshop ke sekolah ini tidak lebih dari upaya merintis jalan setapak menuju perbaikan pengelolaan hutan dan lahan di Sumsel .

“Di sekolah-sekolah ini kami berupaya menebar virus cinta lingkungan kepada para pelajar. Memberi  gambaran umum tentang hutan, gambut dan sungai. Mengenalkan satwa, deforestasi dan perubahan iklim sehingga anak-anak ini dapat membuka mata akan pentingnya menjaga lingkungan melalui pendekatan Jurnalistik” paparnya.

Program Setapak (Selamatkan Hutan melalui perbaikan tatakelola) ini menurut Taufik dapat memberikan saran yang baik kepada Pemerintah dan masyarakat umum untuk melaksanakan kebijakan yang sesuai dalam hal pengelolaan hutan dan lahan.

Ketua TP PKK OKI, Lindasari Iskandar dalam kesempatan ini didaulat memberikan materi tentang pelestarian sungai di OKI.

“Cintailah lingkunganmu berarti engkau mencintai masa depan mu” ujar Lindasari saat memberikan materi tentang   “Membangun Peradaban, Menjaga Ekosistem Sungai” kepada ratusan pelajar SMA dan SMK se Ogan Komering Ilir pada

Memberikan kesadaran kepada anak-anak untuk peduli terhadap lingkungannya menurut Lindasari amat penting karena anak-anak adalah generasi penerus. Karenanya menurut Lindasari TP PKK OKI sangat menyambut baik program Setapak Goes to School yang diprakarsai oleh Walhi Sumsel, Mongabay dan Green Radio.

“Apa yang harus mereka lakukan dimasa mendatang setidaknya sudah kita ajarkan sekarang melalui kegiatan ini, sambungnya.

Dalam kegiatan ini peserta diberikan materi tentang sosial media, agar para siswa mampu memanfaatkan akun sosial media yang mereka miliki untuk mengkampanyekan cinta lingkungan.

 

TEKS   : DONI AFRIANSYAH

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *