Sistem CAT Hanya di Tes Awal, Jadwal Tes CPNS Belum Final

ilustrasi

ilustrasi

PALEMBANG – Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional VII, Pramono Widyo Utomo mengatakan, sistem seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2014 yang menggunakan Computer Assisted Test (CAT), merupakan tahapan awal atau tes kompetensi dasar (TKD).

Untuk tahapan selanjutnya, akan ditentukan masing-masing Kementerian atau daerah yang mengikuti rekrutmen CPNS. “Untuk TKD, memang menggunakan sistem CAT. Sedangkan seleksi lanjutan seperti Tes Kompetensi Bidang (TKB) atau Tes Kompetensi Kepegawaian (TKK), tergantung kebijakan masing-masing kementerian ataupun daeah apakah menggunakan sistem CAT atau tidak, “ kata Pramono yang dibincangi, Jumat (29/8).

Pramono mengatakan, waktu yang akan diberikan pada peserta tes CPNS adalah 90 menit, dimana ada 100 soal yang terbagi wawasan kebangsaan sebanyak 35 soal, pengetahuan umum 30 soal dan karakter pribadi sebanyak 35 soal.

Nantinya dari 100 soal tersebut, nilai total maksimum 500. Namun untuk tiga katagori soal, telah ditentukan. Untuk wawasan kebangsaan skor minimal 70, pengetahuan umum 75 dan karakter pribadi 105. Sehingga bila salah satu tes tersebut, tidak memenuhi standar kelulusan maka dipastikan tidak lulus.

“Ada nilai standarnya. Jika tidak terpenuhi, maka tidak lulus. Artinya tiga jenis tes ini, harus melewati passing grade atau nilai kelulusan. Satu jenis tes jeblok saja, maka dinyatakan tidak lulus,” tegasnya.

Sambung Pramono, rencana tes tahapan awal CPNS adalah tanggal 8 September 2014. Namun waktu yang telah ditentukan itu bisa saja diundur, karena masih ada kendala dari pemerintah pusat dan diluar kewenangan BKN. “Sementara untuk lokasi tesnya, belum kami tentukan apakah menggunakan kantor BKN atau dilakukan secara mandiri oleh daerah, yang membuka rekrutmen CPNS,” bebernya.

Pramono menghimbau, kepada daerah yang ingin melaksanakn sistem CAT harus benar-benar siap seperti memiliki server, genset, jaringan internet dan lainnya.  “Kami masih lakukan koordinasi lagi dengan pemerintah daerah, yang ikuti penerimaan CPNS. Sehingga persiapannya benar-benar matang,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Mutasi Kantor Regional VII BKN, Julia Leli menjelaskan, sistem CAT digunakan bertujuan perekrutan CPNS dapat berjalan adil. Sehingga dapat menghasilkan tenaga yang profesional.

Penggunaan sistem CAT juga dipertegas dalam surat edaran Menpan Nomor B-2432/M.PAN.RB/7/2013.  “Selain itu, dengan sitem CAT bisa mempercepat proses pemeriksaan dan laporan hasil ujian, menciptakan standarisasi hasil ujian secara nasional dan transparansi, objektivitas, akuntabel dan diharapkan tidak terjadi Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN),” ujarnya.

Leli menambahkan, untuk syarat-syarat pendaftaran CPNS dan tata cara mendaftar bisa dilihat di situs www.panselnas.menpan.go.id. “Jika ingin mencoba sistem CAT, bisa dibuka situs http://www.bkn.go.id/wpcontent/uploads/2014/05/zppd Buku CAT-BKN.pdf,” tukasnya.

 

TEKS         : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR        : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *