Kepala Kebangpol Siap Dipecat Jika Terbukti Bersalah

PALEMBANG – Desakan agar Pemkot Palembang memecat Altur Febriansyah, sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) oleh Seknas Jokowi saat aksi di Pemkot Palembang, Kamis (28/8) lalu, ditanggapi santai oleh Altur.

Dibincangi di ruang kerjanya, Jumat (29/8), Altur mengaku siap mundur jika memang terbukti bersalah. “Mereka mengklaim saya merusak spanduk Jokowi saat Pilpres lalu di Simpang Charitas. Mereka mendesak saya mundur karena persoalan itu, kalau memang saya bersalah saya siap mundur,” kata Altur.

Altur menyebut, tuntutan Seknas Jokowi tersebut sudah disampaikan mereka juga ke pengadilan dan saat ini sedang ditangani pengadilan. “Kita ikuti saja proses yang sedang berjalan. Kekerasan tidak akan selesaikan masalah,” ucapnya

Altur membantah, jika penertiban atribut yang dilakukan Kesbangpol Kota Palembang pada 10 Juni lalu adalah bentuk arogansi. “Penertiban itu, sudah sesuai aturan yakni Perda Kota Palembang Nomor 9 tahun 2013 tentang Pembentukan, Susunan Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Teknis Daerah Kota Palembang,” tegasnya.

Altur menambahkan, apabila dalam persidangan nanti di pengadilan, Kesbangpol Kota Palembang dinyatakan bersalah karena melakukan penertiban terhadap atribut Jokowi itu maka ia siap menanggung resikonya.

“Intinya saya siap terima resikonya. Untuk proses pemecatan ada aturan. Saya terima apa yang mereka tuntut, tetapi ada baiknya untuk mengikuti proses yang saat ini sedang berjalan,” tukasnya.

 

TEKS           : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *