WBU Akan Kembalikan Mobdin Dihari Pelantikan

Wasista Bambang Utoyo, Anggota DPRD Periode 2009-2014.

Wasista Bambang Utoyo, Anggota DPRD Periode 2009-2014.

PALEMBANG – Semua anggota DPRD Sumsel periode 2009-2014, mendapatkan pinjaman mobil dinas untuk dipakai sebagai kendaraan operasional mereka. Menjelang berakhirnya masa jabatan wakil rakyat tersebut, otomatis mobil dinas ini juga harus dikembalikan.

Ketua DPRD Sumsel, Wasista Bambang Utoyo yang dibincangi Kabar Sumatera, kemarin mengaku akan mengembalikan mobil dinas yang selama ini menjadi kendaraan operasionalnya.  “Mobil dinas itu, akan saya kembalikan pada 24 September nanti atau bertepatan dengan pelantikan anggota DPRD Sumsel periode 2014-2019,” kata Wasista

Menurut dia, mobil dinas tersebut dipinjamkan sebagia penunjang kinerja bagi penyelenggara pemerintahan, dalam hal ini anggota dewan. Secara otomatis, jika masa jabatan berakhir maka kendaraan tersebut ditarik kembali dan diinventarisir oleh pemerintah. Bukan hanya mobil dinas sebutnya, fasilitas yang bersifat pinjaman juga ikut dikembalikan seperti alat kelengkapan di dalam kantor.

“Periode mendatang, saya sudah tidak lagi menjabat anggota dewan. Dengan begitu, tidak ada hak bagi kami untuk menggunakan fasilitas pemerintah seperti mobil dinas dan lain-lain. Begitu juga dengan anggota dewan lainnya,” ungkap politisi Partai Golkar ini.

Ia menjelaskan, selama menjabat sebagai Ketua DPRD Sumsel, ia mendapat tiga mobil dinas untuk operasional, dua unit jenis minibus dan satu unit mobil sedan. Namun, dari tiga unit mobil dinas yang ada padanya, hanya akan dikembalikan dua (Innova dan Camry). Sedangkan, satu unit bermerk alphat akan menjadi hak miliknya. “Sebagai ketua, kita mendapat prioritas untuk dapat memiliki satu unit mobdin yang di fasilitasi pemerintah. Ini tidak berlaku bagi yang lainnya,” bebernya.

Disinggung mengenai, cinderemata yang bakal diterima oleh anggota dewan yang purna bakti, seperti pin emas atau sejenisnya, ia tidak mau berkomentar dan mengaku tidak mengetahui ada tidaknya. Justru ia meminta untuk hal ini (cindera mata), langsung dikonfirmasi kepada Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Sumsel, Ramadhan S Baseban. “Coba tanyakan ke sekwan, berkaitan dengan cinderamata ada tidaknya. Saya tidak tahu, mengenai hal ini,” ucapnya.

Sementara, Ketua Komisi II DPRD Sumsel, Budiarto Marsul mengaku, tidak akan mempermasalahkan mengenai fasilitas yang didapat. Kalau memang, sudah waktunya untuk dikembalikan, maka ia akan melaksanakan ketentuan tersebut.

Akan tetapi, sebagai caleg terpilih untuk periode 2014-2019, ia tentu akan mendapat mobil dinas kembali setelah dilantik. “Faslitas seperti ini, memang milik pemerintah dan hanya diberikan jika masih menjabat di pemerintahan. Kalau saya, ikut aturan saja,” kata Ketua Dewan Pertimbangan DPD Gerindra Sumsel tersebut.

 

TEKS         : ARDHY FITRIANSYAH

EDITOR         : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *