Siswi SMP Diperkosa Pelajar SMA

Ilustrasi | Ist

Ilustrasi | Ist

PALEMBANG – Malang betul nasib Melati (15), bukan nama sebenarnya, kegadisan siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) ini, direnggut paksa oknum pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA), yang tak lainya teman yang sudah dikenalnya.

Tidak terima anaknya telah diperkosa, ditemani ibu dan ayahnya, Melati melaporkan kejadian yang sudah dialaminya ke Sentral Pelayan Kepolisian Terpadu (SPKT) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel), Selasa (26/8).

Dijelaskan warga Tanjung Agung Barat Lais, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) itu, kejadian tersebut terjadi pada tanggal 22 Agustus 2014, Dt (18) pelaku pemerkosaan menjemput Melati sesaat sebelum kejadian. Keduanya yang memang sudah kenal pergi dengan menaiki motor milik Dt yang terparkir di rumah Dt.

“Dia menjemput saya dengan alasan akan memberikan ponsel saya yang ia pinjam. Saya diantar ke rumah temannya Rd (22), yang ada di Tanjung Agung Selatan Lais Muba,” kata Dt, yang saat melapor ditemani ayah dan ibunya.

Setiba di rumah teman Rd, Rd menyarankan Dt untuk menginap di sana. Alasanya, hari sudah malam dan rumah Dt yang cukup jauh dari rumah teman Rd. Dt mengikuti saran Rd dan tidur di salah satu kamar yang ada di rumah tersebut.

Di tengah tidurnya, Dt tiba-tiba terbangun. Yang membuatnya terkejut, ia melihat Rd sudah berada di atas tubuhnya. Dt lalu berontak untuk mencoba menjauhkan Rd dari tubuhnya.

“Namun, dia terus memaksa saya membuka celana. Karena kalah tenaga, saya tidak kuasa melawan dan satu kali ia menyetubuhi saya,” kata Dt.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Djarod Padakova, sudah menerima laporan Dt. Laporan diterima dengan Surat Laporan Nomor LPB/725/VIII/2014.

“Laporan korban dan keterangan saksi sudah kita terima. Selanjutnya, akan dicari keberadaan terlapor dan jika sesuai dengan apa yang dilaporkan akan diproses sesui hukum yang berlaku,” kata Djarod.

 

TEKS   : Oscar Ryzal

EDITOR  : SARONO P SASMITO

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *