Pelantikan Dewan Empat Lawang Diwarnai Sajam & Senpi

Salah satu tamu undangan, yang kedapatan membawa Senpi jenis Air Softgun, sempat diinterogasi oleh petugas kepolisian. | Saukani

Salah satu tamu undangan, yang kedapatan membawa Senpi jenis Air Softgun, sempat diinterogasi oleh petugas kepolisian. | Saukani

EMPAT LAWANG – Pelantikan anggota DPRD Empat Lawang periode 2014-2019, sempat heboh. Pasalnya, salah satu tamu undangan ketahuan membawa senjata api (senpi) jenis airsoft gun. Senpi tersebut dibawa oleh seorang wanita paruh baya.

Wanita tersebut, adalah salah satu keluarga anggota dewan yang dilantik. Pantauan Kabar Sumatera,  senpi jenis airsoft gun ini didapatkan dari wanita paruh baya tersebut, saat petugas kepolisian dari Polres Empat Lawang dan panitia menggeledah satu persatu tamu dan undangan yang hendak masuk ke dalam gedung serbaguna, Tebing Tinggi yang menjadi tempat pelantikan anggota dewan terpilih pada Pileg lalu itu.

Tak hanya digeledah, tamu dan undangan pun diwajibkan melalui pintu yang sudah dipasang metal detector. Saat wanita tersebut, melintas maka spontan bunyi nyaring dari metal detector terdengar sebagai pertanda adanya benda jenis metal yang dibawa tamu dan undangan.

Petugas pun langsung menggeledah wanita tersebut, dan didapatkan senpi jenis airsoft gun. Benda tersebut pun langsung disita, sementara sang pemiliknya langsung diminta menunjukkan surat izin kepemilikan  airsoft gun tersebut. Walau tidak ditahan, pemilik senpi tersebut terpaksa harus diamankan.

Selain senpi, petugas juga mengamankan sejumlah senjata tajam (sajam) jenis pisau dari sejumlah tamu dan undangan yang hendak masuk ke lokasi pelantikan.  “Senpi dan sajam sudah kita amankan, sedangkan pemiliknya diperbolehkan masuk,” kata Kepala Polres Empat Lawang, AKBP M Ridwan melalui Kepala Sat Reskrim, AKP Nanang Supriatna, kemarin.

Nanang menegaskan, pemilik senpi akan dipanggil untuk dimintai keterangannya, terkait kepemilikan airsoft gun tersebut. Jika sang pemilik bisa menunjukkan surat izinnya, berarti senpi itu resmi dan diperbolehkan. “Saat ini, yang boleh mengeluarkan surat izin kepemilikan airsoft gun, hanya Perbakin. Selain Perbakin, tidak boleh memberikan izin,” terang Nanang.

Meskipun sudah punya izin dari Perbakin, menurut Nanang, airsoft gun hanya perbolehkan untuk kegiatan olahraga. “Tidak bisa digunakan sembarangan, harus sesuai dengan izin,” tukasnya.

TEKS          : SAUKANI

EDITOR       : DICKY WAHYUDI

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *