Baru Dua Kabupaten Rilis Formasi CPNS

ilustrasi

ilustrasi | Dok KS

PALEMBANG – Dari 15 kabupaten/kota di Sumsel yang melakukan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2014,  ternya baru dua kabupaten yang merilis formasi yang dibutuhkan yakni Musi Rawas (Mura) dan Ogan Komering Ilir (OKI).

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional VII, Pramono Widyo Utomo mengatakan, keterlambatan pengumuman formasi tersebut karena yang ada kebijakan pemerintah pusat melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

“Data formasi di input secara nasional. Jadi bertahap pengumuman formasinya disetiap daerah. Mudah-mudahan ketika pendaftaran CPNS ditutup 7 September nanti, semua formasi sudah dirilis,” kata Pramono yang dibincangi usai pelaksanaan simulasi Computer Assisted Test (CAT) di kantor BKN Sumsel, Jakabaring, Palembang, Senin (25/8).

Pramono menyebutkan, persoalan ini harus cepat ditangani. Sebab jika tidak, maka bukan tidak mungkin akan menjadi permasalahan bagi calon pelamar CPNS. Karena calon pelamar CPNS, sudah tidak sabar untuk mendaftar.  “Jika formasi yang dibutuhkan tidak juga di rilis, akhirnya pelamar CPNS mendaftar di daerah yang sebenarnya tidak di inginkan,” ucapnya.

Menurut Pramono, seharusnya setiap daerah yang membuka penerimaan CPNS, dapat mengumumkan formasi melalui website masing-masing. “Karena rilis dari KemenPAN-RB itu untuk pendataan nasional, seharusnya masing-masing daerah diberikan kewenangan untuk merilis formasi tersebut. Sehingga lebih mudah bagi pelamar,” ujarnya.

Pramono juga menjelaskan, untuk pelaksanaan tes dan sistem, lokasinya dibagi menjadi tiga, yakni mandiri di daerah penerimaan, kantor regional BKN, dan dikelola Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Sumsel.

Sementara untuk pelaksanaan mandiri di Sumsel, akan digelar di tiga kabupaten/ kota yakni, Muaraenim, Pagaralam, dan Lubuk Linggau. Sedangkan, yang dikelola LPMP satu kabupaten yaitu Empat Lawang.  “Sisanya kembali ke BKN yaitu OKU, Lahat, Mura, Ogan Ilir, OKI, OKU Timur,  OKU Selatan, PALI, dan Muratara,” sebutnya.

Terkait dengan pelaksanaan simulasi CAT, Pramono menjelaskan, simulasi tersebut dilaksanakan untuk mengenalkan sistem CAT. Sehingga saat pelaksanaan tes CPNS nanti,   calon peserta seleksi CPNS bisa mengerti.

“Ada 2.500 peserta yang mengikuti simulasi CAT CPNS ini, mereka berasal dari kabupaten/kota di Sumsel. Simulasi digelar selama 20-30 menit, dimana setiap sesi diberi waktu 10 menit untuk pengarahan,” ucapnya

“Tujuannya agar mereka tahu bagaimana sistem CAT. Waktu yang diberikan dalam simulasi ini berbeda dengan waktu tes sebenarnya. Karena waktu tes asli, memakan waktu 90 menit. Tapi, paling tidak tata cara dan peraturannya sudah mereka ketahui,” tukasnya.

 

TEKS          : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *