Peremajaan Karet di Sumsel, Tahun Ini Ditargetkan Selesai

Ilustrasi | Ist

Ilustrasi | Ist

PALEMBANG – Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Sumsel memastikan, tahun ini peremajaan sektor karet bisa tercapai, sesuai yang ditargetkan yakni seluas 2500 hektar (ha). Pemerajaan itu dilakukan di semua kabupaten/kota di Sumsel.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Sumsel, Fachrurrozi saat dihubungi melalui handphone (HP) nya, kemarin. Menurut Fachrurrozi, Disbun melakukan peremajaan ini, untuk menekan jumlah pohon-pohon karet yang sudah tua dan rusak yang bisa menyebabkan produksi karet Sumsel menurun.

Dengan peremajaan tersebut jelasnya, bisa menjadi cadangan bagi tanaman karet yang sudah tua dan rusak.  ” Saat ini target yang sudah tercapai dari 2500 ha, itu sudah mencapai angka 75 persen. Kita berharap akhir tahun ini, targetnya bisa tercapai secara keseluruhan,” terang Fachrurrozi.

Ia menambahkan, saat ini total existing kebun karet yang ada di Sumsel mencapai 1,2 juta hektar. Dari jumlah tersebut, 95 persennya merupakan milik rakyat, dan sisanya 5 persen barulah milik perusahaan-perusahaan.

Kemudian hasil yang bisa diperoleh dari sekian banyak lahan itu, normalnya bisa mencapai 1,1 juta ton per-tahunnya. “Kita seharusnya bisa meremajakan kebutuhan untuk satu tahun sebanyak 40 ribu  pohon karet, dari 1,2 juta hektar lahan yang tersebar.  Kita ambil saja umur maksimal pohon itu 30 tahun,  jadi kebutuhan peremajaan sangat membantu sekali,” terangnya.

Ketika ditanya mengenai dana yang dibutuhkan untuk peremajaan tersebut, ia mengaku lupa akan besaran anggarannya. Tetapi ia memastikan anggaran dananya cukup besar, dan diambil dari APBD Sumsel.

“Daerah juga turut membantu soal anggaran yang diambil dari APBD Kab/Kota masing-masing sesuai kemampuan daerahnya. Apalagi daerah-daerah di Sumsel ini penyumbang karetnya banyak seperti, OI, OKI, Banyuasin, Muba, Muara Enim, OKU, dan yang lainnya. Kedepannya kita ingin merangkul pihak swadaya, karena andil mereka juga membantu peremajaan ini,” tukasnya.

 

TEKS          : IMAM MAHFUZ

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *