Polda Sumsel Segera Gelar Perkara Terkait Laporan Hermanto Wijaya

Ilustrasi Adira Insurance

Ilustrasi Adira Insurance | Ist

PALEMBANG – Terkait laporan Hermanto Wijaya, salah satu pengusaha terkemuka di Palembang, yang melaporkan beberapa pihak asuransi, dalam waktu dekat ini Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) akan melakukan gelar perkara.

Hal ini dikatakan oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumsel, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) R Djarod Padakova, melalui Kasubdit II Ditreskrimsus Polda Sumsel, AKBP Herwansyah, mengatakan rencana gelar perkara terkait perkara ini memang sudah dekat.

Rencananya, gelar perkara akan dilaksanakan begitu pemeriksaan terhadap saksi selesai dilakukan pekan depan. “Pekan depan kita akan kembali melakukan pemeriksaan terhadap pihak terlapor yang masih berstatuskan saksi. Rencananya, usai pemeriksaan itu, kita akan gelar perkara,” kata Herwansyah, Kamis (21/8).

Adapun pada pemeriksaan nanti, lanjut Herwansyah, pihaknya akan memanggil pimpinan Asuransi Wahana Tata dan Asuransi Adira Pusat. Pemanggilan dilakukan guna melengkapi berkas pemeriksaan dan mengambil keterangan karena Wahana Tata dan Asuransi Adira Pusat dinilai yang membuat kebijakan yang dilakukan.

Selain itu juga akan dilihat penangungjawab perusahaan tersebut. “Surat panggilan sudah kita kirim, selanjutnya kita akan menunggu kedatanggan Wahana Tata dan Asuransi Adira Pusat untuk menjalani pemeriksaan guna melengkapi berkas pemeriksaan,” kata Herwansyah.

Dilanjutkan Herwansyah pemeriksaan terhadap Wahanatata dan Asuransi Adira Pusat harus dilakukan lantaran menurut nya pusatlah yang menentukan kebijakan dan yang menentukan dasar hukum.

“Setelah kita mengambil keterangan dari Wahanatata dan Asuransi Adira Pusat baru kita akan melakukan gelar perkara sehingga kita bisa menentukan siapa yang bersalah dari seluruh perusahaan yang dilaporkan oleh Hermanto,” pungkas Herwansyah.

Seperti diketahui, Hermanto melaporkan sejumlah asuransi yang menurutnya sudah mengingkari kerjasama karena tidak mencairkan polis asuransi saat toko miliknya terbakar. Selain itu, pihak asuransi yang hanya satu kali menjumpai dirinya usai peristiwa kebakaran dinilai Hermanto sudah tidak menghormati konsumen.

 

TEKS : Oscar Ryzal

EDITOR : SARONO P SASMITO

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *