Pelebaran Jalan, Jalintim Padat Merayap

Suasana Jalan Macet di JALINTIM OI, | Dok KS

Suasana Jalan Macet di JALINTIM OI, | Dok KS

INDERALAYA – Pelebaran jalan di sepanjang Jalan Lintas Timur (Jalintim), Palembang-Inderalaya membuat arus lalulintas sekitar menjadi padat merayap.

Bahkan, dari Inderalaya, untuk tembus ke Kota Palembang, harus ditembus dengan waktu selama tiga jam. Akibatnya, seluruh pengguna jalan mengeluhkan kondisi tersebut.

Pantauan Kabar Sumatera, adanya pelebaran jalan, yang mana kendaraan truk menumpahkan tanah untuk menimbun jalan adalah salah satu penyebab macet, selain itu tanah yang ditumpahkan ke badan jalan memperparah macet.

Ditambah lagi ada beberapa kendaraan besar seperti fuso dan bus antar provinsi yang mogok di sisi kiri jalan arah ke Indralaya. Akibatnya tumpukan kendaraan tidak bisa dielakkan, dan membuat jalintim padat merayap.

Ardi, pengguna jalan mengaku, dampak pelebaran jalan menyebabkan arus lalulintas menjadi tersendat. Jarak tempuh untuk mencapai Palembang pun semakin lama.

“Seharusnya, pengerjaan harus dikerjakan pada malam hari. Harus lihat situasi dulu. Truk pengangkut tanah seenaknya saja menumpahkan tanah di sisi kanan jalan menuju Palembang,” kesalnya.

Sambungnya, antrean panjang truk pengangkut tanah di sisi kiri jalan menuju Indralaya semakin memperparah antrean kendaraan di Jalintim.

“Jalan kecil ini, truk-truk parkir di jalan, semestinya di seberang tanah kosong, tidak ada mobil melintas,” ucapnya.

Terpisah, Kapolres Ogan Ilir AKBP Asep Jajat Sudrajat melalui Kasat Lantas Polres Ogan Ilir, AKP Mayestika mengakui jika kondisi Jalintim padat merayap lantaran adanya pelebaran jalan. Namun, pihaknya sudah menerjunkan anggota untuk mengatur lalu lintas.
“Tidak kalau macet total, padat merayap saja, dan kita saat ini (kemarin red) sore sedang mengatur lalin dan berangsur lancar,” ujarnya  dihubungi via ponselnya kemarin seraya meminta agar macet begini pihak kontraktor proyek untuk melakukan koordinasi dengan pihak Lantas Ogan Ilir.

 

Teks  : Junaedi Abdillah

EDITOR  : SARONO P SASMITO




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *