LSM di Empat Lawang di Verifikasi Ulang

verivikasiEMPAT LAWANG – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Empat Lawang melakukan verifikasi ulang terhadap Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di kabupaten tersebut. Semua LSM tersebut di wajibkan untuk menyampaikan data kesekretariatan dan kepengurusan ke Kesbangpol.

Data itulah kata Kepala Badan Kesbangpol Empat Lawang, Okki Bial Paterson melalui Kabid Organisasi Masyarakat, Rita Purwaningsih, yang di verifikasi. Jika hasil verifikasi, ternyata data yang diserahkan tidak sesuai laporan maka izin LSM itu, akan dicabut.

Sejauh ini sebut Rita, masih ada beberapa LSM belum melengkapi data sesuai ketentuan. Mereka diminta untuk segera melengkapi data tersebut, setelah itu barulah Kesbangpol akan melakukan verifikasi dengan melihat lokasi kantor dan kepengurusan.

Verifikasi sendiri lanjut Rita, dilakukan secara menyeluruh dan sebagai langkah pengawasan pemerintah terhadap LSM di Empat Lawang. “Masih kita tunggu, silahkan kumpulkan data lengkap. Masih ada tolerasi sebelum di coret atau di cabut izinnya,” jelasnya.

Seyogyanya jika ingin tetap terdaftar dan mempunyai izin di Kesbangpol Empat Lawang, verifikasi data dari LSM meskipun sudah terdaftar sebelumnya akan terus diperbaharui. Menurut Rita, pendataan jumlah dan izin LSM ini sesuai prosedur , dan bertujuan untuk meminimalisir adanya oknum memanfaatkan suatu lembaga untuk tujuan tertentu.

Karena sebelumnya pihak Kesbangpol telah melakukan pendataan kesejumlah sekretariat LSM dan banyak mendapati kantor sekretariat tidak sesuai dengan data dikertas yang ada dipihaknya. “Jadi, saat kita lakukan kunjungan kesejumlah sekretariat LSM  ternyata alamat kantor sekretariat saat verifikasi data tidak sesuai dengan kenyataan dilapangan,dan struktur organisasi yang tidak ada merupakan salah satu syarat berdirinya LSM,” bebernya.

Informasi dilapangan menyebutkan, tidak sedikit oknum mengatasnamakan perwakilan LSM turut menggali informasi di Pemkab Empat Lawang. Terutama dalam pengawasan dan transparansi penggunaan anggaran daerah, pada segenap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Namun, ada kesan beberapa oknum LSM sengaja mencari-cari kesalahan dan memanfaatkan untuk memeras sejumlah uang, jika tidak dituruti maka akan dilaporkan ke kejaksaan atau penegak hukum lainnya. “Iya banyak yang datang, ngakunya dari LSM dan ingin menemui kepala dinas,” ungkap sumber koran ini menolak disebutkan namanya.

Menurut sumber tadi, seharusnya memang ada pendataan LSM. Dan diinformasikan ke setiap SKPD, agar diketahui jelas identitasnya. “Kami cemas kalau LSM datang, kesannya ada masalah,”cetusnya.

TEKS         : SAUKAN

EDITOR       : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *