6000 Jiwa di Rambang Dangku Muara Enim Belum Nikmati Air Bersih

Ilustrasi Air Siap Minum (ASM) | Dok KS

Ilustrasi Air Siap Minum (ASM) | Dok KS

MUARAENIM – Musim kemarau dirasakan sangat menyiksa bagi warga Desa Lubuk Raman, Kecamatan Rambang Dangku, Kabupaten Muaraenim. Pasalnya sekitar 6000 jiwa penduduk desa tersebut, hingga kini belum sepenuhnya dapat menikmati air bersih. Padahal, pemerintah telah menggelontorkan dana milyaran rupiah untuk membangun instalasi air bersih di desa itu.

Ketua BPD Desa Lubuk Raman, Amat Rusli kepada Kabar Sumatera mengaku, kondisi tersebut selalu dialami warga setiap bila musim kemarau tiba. Terbatasnya akan ketersediaan sumber air bersih untuk keperluan sehari-hari, membuat warga hanya menaruh harapan akan terpenuhinya air bersih dari PDAM.

“Informasi yang saya terima, katanya sudah dibangun booster pump senilai Rp 6 miliar. Tetapi itu manfaatnya, belum dirasakan oleh masyarakat,”  keluhnya ketika dibincangi, Jumat (22/8).

Dikatakan Rusli, booster pump semula jadi alasan utama dari PDAM yang menjadi penyebab tidak mengalirnya air bersih. Namun setelah dibangun, masyarakat di data dan diminta fotokopi KTP oleh pemerintah, ternyata kekurangan air bersih tahun ini masih dirasakan masyarakat.

“Apa yang salah dan siapa yang salah. Akankah dana sebesar ini, akan sia-sia dan bukankah dana ini milik masyarakat dari pajak mereka. Itu merupakan pertanyaan masyarakat yang diajukan kepada kami sebagai pemerintah desa,” jelas dia.

Direktur PDAM Lematang Enim, Puryadi ketika dikonfirmasi, membenarkan bahwa proyek itu sudah dikerjakan. Dijelaskan dia, untuk mengalir ke rumah warga dalam waktu dekat ini pihaknya akan mengusahakan secepatnya.

Pihaknya juga kata Puryadi, saat ini sedang membeli peralatan untuk sambungan air bersih ke rumah warga.  “Untuk kebutuhan musim kemarau ini, saya sudah panggil Kepala IKK Rambang Dangku agar mengalirkan air bersih sementara untuk kebutuhan masyarakat. Dalam satu atau dua hari ini, air bersih disana sudah mengalir. Ada 150 Kepala Keluaga (KK), yang sudah mendaftar untuk menjadi pelanggan kita,” terang Puryadi.

 

TEKS         : SISWANTO

EDITOR       : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *