Wartawan Dianiaya Pemborong

Ilustrasi | Ist

Ilustrasi | Ist

KAYUAGUNG – Dua orang pemborong bernama Dedi dan Herson, membabi buta menganiaya anggota LSM Peduli Bangsa bernama Junai (40) warga Kecamatan Sirah Pulau Padang serta rekannya Iik Sandi (34) wartawan Harian Ogan Ilir Ekspres dengan memukulkan gagang pistol ke kepala Junai, hingga mengeluarkan darah segar. Sementara IIk Sandi, dipukul diperutnya hingga munta-munta. Peristiwa itu terjadi Rabu (20/8) pukul 09.00 WIB di kantin Dinas PU Cipta Karya Kabupaten OKI.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian itu bermula saat korban Junai, bersama temannya IIk Sandi wartawan Harian Ogan Ilir Ekspres, yang melakukan konfirmasi terkait proyek jalan di Kecamatan Mesuji Raya milik kedua pemborong.

Saat terjadinya percakapan melalui ponsel itu, keduanya bukannya mendapatkan jawaban yang diharapkan, akan tetapi berupa ancaman terhadap korban.

“Ngapo nanyo proyek aku, apo kau nak peluru? Dimano kau?,” tanya kedua pemborong itu saat diperagakan oleh Junai.

Kata Junai, tak lama dari percakapan itu, akhirnya kedua pemborong yang diketahui merupakan mantan duta itu, meluncur dengan menggunakan mobil Kijang Innova warna hitam ke Dinas PU CK. Setelah menemui korban dengan tanpa basa-basi lagi, kedua pemborong langsung memukulkan gagang pistol ke kepala Junai, hingga mengeluarkan darah segar.

Tak hanya Junai, IIk Sandi pun juga mendapat pukulan diperutnya hingga munta dan langsung lari menyelamatkan diri.

Tak merasa puas dengan aksinya kedua pemborong itu, menggigit wajah Junai, hingga mengalami luka robek di wajahnya dan menggiring Junai bak hewan ke dalam ruangan Dinas PU CK.

“Mano seluruh wong CK ini aku dak takut, aku ni lah biaso merampok di luar negeri,” kata kedua pemborong sesumbar. Usai merasa puas menganiaya Junai, kedua pemborong yang mau masuk ke dalam mobil meninggalkan Dinas PU CK, langsung diamankan pihak Polsek Kayuagung, dipimpin Kanit Intelkam Polsek Kota.

Tanpa perlawanan keduanyapun digiring ke Mapolsek untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sementara Junai, yang ditemui di rumah sakit Kayuagung, kemarin saat melakukan visum, akibat kejadian itu Junai mendapatkan tiga jahitan dan luka robek di wajahnya.

Kapolsek Kayuagung, AKP Hendra Gunawan, SH, melalui Kanit Intel, Bripka Indra, membenarkan telah mengankan kedua pelaku berikut pistol dan pelurunya yang digunakan untuk menganiaya korban Junai. Sementara kedua pelaku yang ditemui di Mapolsek, mengakui telah menganiaya korban dengan pistolnya.

“Iya memang saya kesal karena korban nanyai proyek jalan saya,” aku Dedi.

Ketua PWI Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Endri Irawan, SH mengecam adanya kejadian yang menimpa kedua wartawan. Menurutnya pihak PWI akan mengawal kasus ini.

“Kami menyayangkan terjadinya hal ini, namun kita belum juga mendapat informasi dari pihak korban duduk perkara masalahnya. Namun karena masalah ini, sudah ditangani pihak kepolisian, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib,” katanya.

 

TEKS   : DONI AFRIANSYAH

EDITOR   : SARANO P SASMITO

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *