Tambahan Uang Saku CJH Dibatalkan

Ilustrasi Jemaah Haji | Bagus Park

Ilustrasi Jemaah Haji | Bagus Park

PALEMBANG – Rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel, untuk memberikan tambahan uang saku kepada Calon Jamaah Haji (CJH) asal Sumsel, tampaknya tak dapat direalisasikan pada tahun ini.

Kepala Biro (Kabiro) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sumsel, Richard Cahyadi mengatakan, rencana tersebut dibatalkan. “Awalnya memang ada rencana untuk menambah uang saku, bagi CJH Sumsel sebesar Rp 250 ribu. Tetapi itu, dibatalkan karena anggaran saat ini banyak keperluannya untuk kegiatan lain,” kata Richard yang dibincangi di ruang kerjanya, Rabu (20/8).

Batalnya rencana itu beber Richard juga disebabkan, adanya pemangkasan anggaran di APBD Sumsel. “Sehingga uang yang masuk ke kita, tidak begitu banyak dan juga itu dibagi untuk kegiatan-kegiatan lain,” terang Richard.

Menurut Richard, dengan batalnya penambahan uang saku sebesar Rp 250 ribu tersebut maka uang saku para CJH pada tahun ini, tetap sama seperti tahun-tahun sebelumnya. “CJH Sumsel tetap akan menerima uang saku Rp 1 juta, “ ucapnya.

Ia menambahkan, uang saku yang diberikan pemprov tersebut diharapkan bisa digunakan CJH Sumsel untuk uang transportasi selama menjalankan ibadah haji di tanah suci, Mekkah. “Bantuan uang saku ini merupakan bentuk kepedulian Pemprov Sumsel kepada warganya. Bantuan uang saku yang kita berikan ini, sudah dilakukan sejak 2009 yang lalu,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) kementerian agama (Kemenag) Sumsel, H Hambali mengatakan, untuk uang saku CJH asal Sumsel akan diberikan sebesar 1500 real atau berkisar Rp 4,5 juta.

Uang saku tersebut, akan diberikan pada saat CJH berada di asrama haji sebelum keberangkatan ke tanah suci. “Dari dana setoran haji itu, akan dikeluarkan kembali sebesar 1500 real untuk biaya hidup jemaah haji selama di Saudi Arabiah,” jelasnya.

Selain diberikan uang saku, CJH juga akan mendapatkan gelang dan paspor dari panitia. Kemudian CJH juga akan mendapatkan uang transport dari Pemprov Sumsel sebesar Rp 1 juta. Untuk itu, dia menghimbau CJH asal Sumsel tidak membawa uang banyak saat akan berhaji.

“Tidak perlu membawa uang banyak, kita kesana kan untuk beribadah. Kemudian, jangan pula membawa air zam-zam yang terlalu banyak karena akan menyulitkan kita sendiri,” tukasnya.

 

TEKS         : IMAM MAHFUZ

EDITOR        : DICKY WAHYUDI

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *