Pos Jaga Pol PP Terbengkalai

Kantor Pos Jaga Pol PP yang tidak terawat di Jalinteng | Dok KS

Kantor Pos Jaga Pol PP yang tidak terawat di Jalinteng | Dok KS

EMPAT LAWANG – Sangat disayangkan, bangunan pos jaga Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Empat Lawang dibiarkan terbengkalai. Bahkan bangunan berdinding beton dengan ukuran lebar tiga meter dan panjang lima meter tersebut sudah rusak berat, atap dan flapon sudah banyak lepas sehingga tampak tidak terawat.

Sumber koran ini menyebutkan, sejak dibangun beberapa tahun lalu pos jaga Pol PP di Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) tepatnya di Sungai Payang, Kelurahan Tanjung Kupang, tidak pernah ditempati petugas.

Padahal letaknya cukup strategis di pinggir jalan, hanya berjarak sekitar satu kilometer (Km) dari areal perkantoran Pemkab Empat Lawang.  “Katanya ini pos jaga Pol PP, tapi sejak dibangun tidak di fungsikan, ini sudah rusak masih dibiarkan terbengkalai,” cetus IN (30), salah satu warga yang dibincangi disekitar pos jaga tersebut, Rabu (20/8).

Disebutkannya, pembangunan pos jaga diperkirakan 2012 lalu, informasinya sebagai pos jaga perbatasan serta fasilitas penarikan retribusi angkutan galian C yang melintas. “Kalau tidak difungsikan kenapa dibangun ?, buang-buang anggaran saja. Seharusnya ada perencanaan matang dahulu agar kesannya tidak terbengkalai saja,” cetusnya.

Menurut dia, tidak hanya pos jaga Pol PP itu saja yang terbengkalai. Ada sejumlah aset milik Pemkab Empat Lawang yang tak terawat seperti gedung balai uji Kir milik Dishubkominfo Empat Lawang. Saat ini gedung itu sebutnya, sudah rusak berat dan terbengkalai.

Seyogyanya kata IN, dinas membidangi pengawasan aset daerah lebih aktif dalam melakukan pendataan. Jika memang ada aset atau bangunan milik pemkab terbengkalai, seharusnya bisa dicarikan solusi agar bisa dimaksimalkan.

Warga lainnya Feri (35) menyuarakan agar pos jaga segera diperbaiki dan difungsikan. Sebab, di Jalinteng cukup sepi dan rawan tidak kriminalitas. Pos jaga itu menurutnya, seharusnya bisa dimanfaatkan sebagai pos keamanan atau pos lalu lintas agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat melintas di kawasan tersebut.

Pantauan Kabar Sumatera di lapangan, banguna pos jaga Pol PP sekelilingnya ditutupi rumput dan semak. Kerusakan pada atap dan flapon, sangat tampak jika melintasi Jalinteng. Pemandangan itu, kontradiksi dengan pos jaga milik salah satu perusahaan galian C.

 

TEKS              : SAUKANI

EDITOR         : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *