Bocah SD “Diobok-Obok” Tukang Ojek

Ilustrasi | Ist

Ilustrasi | Ist

KAYUAGUNG – Bocah sekolah dasar (SD) di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) kembali menjadi korban kekerasan seksual. Sebut saja Melati (9), warga Jalan Guru-Guru 1 Kelurahan Sukadana Kayuagung, yang menjadi korban kekerasan seksual oknum tukang ojek yang belum diketahui identitasnya. Korban didampingi orangtuanya telah melaporkan hal ini ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres OKI, Rabu (20/8).

Informasi yang dihimpun Kabar Sumatera, peristiwa dugaan perkosaan yang dialami korban yang bersekolah di SDN 14 Kayuagung ini terjadi pada Senin (18/8) sekitar pukul 14.30 WIB, bertempat di perkebunan karet Kelurahan Kayuagung Asli Kecamatan Kayuagung.

Bermula ketika korban pulang sekolah dan naik ojek yang sering mangkal di depan SDN 14 Kayuagung. Korban minta diantar pulang ke Jalan Guru-Guru 1 Kelurahan Sukadana, namun oleh tukang ojek yang belum diketahui identitasnya tersebut malah diajak ke Kelurahan Kedaton dengan alasan untuk menonton perlombaan perahu bidar di Sungai Komering.

Bukannya menonton bidar, pelaku malah memacu sepeda motor Yamaha Vega R merah miliknya ke arah Perkebunan Karet Kelurahan Kayuagung Asli. Di lokasi yang sepi tersebut, korban disuruh melayani nafsu bejat pelaku sembari diancam untuk membuka celana dalam yang dipakai korban.

Belum lagi korban menjawab, pelaku langsung membuka paksa celana dalam korban sembari melampiaskan nafsu bejatnya. Selang beberapa menit kemudian, pelaku yang telah menuntaskan hajat seksualnya langsung meninggalkan korban sendirian di tempat kejadian perkara (TKP). Korbanpun selanjutnya ditemukan seorang warga setempat dan diantarkan pulang sembari menangis.

Setelah mendengarkan cerita dari buah hatinya, orang tua korban kemudian melaporkan hal ini ke Unit PPA Polres OKI. Polisi yang menerima laporan masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku dengan ciri-ciri berbadan gemuk dan berkumis tersebut.

“Berdasarkan hasil visum, memang ada luka di bagian kemaluan korban, namun tidak sampai ada robekan di kemaluannya. Luka ini diduga akibat gesekan dari kuku pelaku, yang sudah mengobok-obok kemaluan korban,” ujar KBO Reskrim Polres OKI, Ipda Sulardi didampingi Kanit PPA, Ipda FG Malina kemarin.

Menurutnya, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku yang diketahui menggunakan sepeda motor Yamaha Vega R warna merah.

“Ojek tersebut memang biasa mangkal di depan SDN 14 Kayuagung, tapi belum pernah ditumpangi korban sebelumnya. Korban biasanya diantar oleh orang tuanya saat pergi, tapi setiap pulangnya menumpang ojek yang berlainan,” tandasnya seraya berharap pelaku mudah-mudahan dapat segera ditangkap.

 

TEKS    : DONI AFRIANSYAH

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *