Bantu Pengamanan MK, Ratusan Brimob Palembang Tiba di Jakarta

Ilustrasi Polisi | Dok KS

Ilustrasi Polisi | Dok KS

PALEMBANG – Sebanyak 210 anggota satuan Brimob Polda Sumsel tiba di Jakarta Pusat, Rabu (20/8). Satuan ini diperbantukan untuk pengamanan Mahkamah Konstitusi (MK) saat pembacaan putusan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) pada Kamis (21/8/2014).

Kehadiran sekitar 210 satuan Brimob ini untuk membantu Polda Metro Jaya dalam mengamankan MK saat pengumuman putusan sengketa Pilpres. Mengingat massa pendukung Prabowo-Hatta terus memadati depan gedung MK selama masa persidangan berlangsung.

Hal ini langsung disampaikan oleh Kapolda Sumsel, Inspektur Jendral Polisi (Irjend Pol) Saud Nasution, melalui Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas), Polda Sumsel, Kombes Pol Djarod Padakova.

“Berdasarkan perintah Mabes Polri, Polda Sumsel ikut serta mengamankan putusan MK nanti. Anggota Brimob Polda Sumsel sudah kita berangkatkan ke Jakarta dan sekarang sudah ada di sana,” kata Djarod, Rabu (20/8) kemarin.

Meski ikut serta mengamankan pelaksanaan sidang putusan MK di Jakarta, Polda Sumsel dan jajaran tidak serta merta melupakan wilayah hukumnya. Dikatakan Djarod, anggota sudah disebar di seluruh kawasan Sumsel menyikapi sidang putusan MK terkait Pilpres 2014.

Tujuannya, sebagai bentuk deteksi dini kalau-kalau ditemukan tindakan provokatif di lingkungan masyarakat.

Salah satu anggota yang disebar, masih kata Djarod, adalah anggota intelijen.

Mereka akan melakukan pengamanan secara tertutup untuk memantau langsung kondisi di lapangan di seluruh kawasan Sumsel. Begitu ada yang mencurigakan, baik ucapan maupun tindakan berbau provokatif, akan segera dilaporkan untuk ditindaklanjuti.

Lebih jauh dilanjutkan Djarod,  ia juga meminta adanya kerja saa dari seluruh lapisan masyarakat. Ia berharap, masyarakat koperatif dengan segera melapor ke Polri jika melihat tindakan prokatif.

Laporan akan segera ditindaklanjuti untuk proses penyelidikan. “Sejauh ini, wilayah Sumsel aman. Kita harapkan akan terus seperti itu hingga putusan MK kelar,” tutup Djarod.

 

TEKS    : Oscar Ryzal

EDITOR   : SARONO P SASMITO

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *