THR Belum Dibayar, Ribuan Karyawan PT SMS ‘Serbu’ Pemkab Lahat

Ilustrasi | Ist

Ilustrasi | Ist

Lahat – Ribuan karyawan PT. Sawit Mas Sejahtera (SMS) kembali ‘menyerbu’ sekretariat Pemerintah Kabupaten Lahat terkait tuntutan mengenai bonus dan tunjangan hari raya (THR) yang hingga kini belum diberikan oleh pihak perusahaan.

Gazali selaku Koordinator lapangan menyampaikan, pihaknya beserta ribuan massa yang terdiri dari karyawan PT SMS akan terus melakukan aksinya sebelum tuntutan mereka dipenuhi pihak perusahaan. “Kami akan terus terus melakukan mogok kerja kalau tuntutan kami tidak terpenuhi,”katanya.

Menurutnya, semua divisi bergerak hari ini, dan banyak juga dari buruh harian lepas (BHL) tenaga panen. “Kalau masalah jam kerja memang sudah disetujui oleh pihak PT SMS, namun ada dua persoalan yang belum direalisasikannya. Yaitu masalah bonus dan tunjangan hari raya (THR), makanya jika belum tuntas dua hal tersebut kami tetap demo, walaupun hanya dilokasi kebun saja”, kata Dia.

Wakil Bupati Lahat, Marwan Mansyur mengatakan, pihaknya akan membantu para karyawan ini untuk mediasi dengan pihak perusahaan “Kita usahakan penyelesaian secara baik baik, jangan sampai anarkis dan menimbulkan keributan,” kata Marwan.

Sementara itu, Kapolres Lahat AKBP Budi Suryanto, mengutarakan, pihaknya bersama Pemkab Lahat akan berupaya menyelesaikan persoalan ini jangan sampai masalah ini berlarut-larut dan mengakibatkan terjadinya aksi yang tidak diinginkan.

Untuk itu kata dia, kepolisian telah mengerahkan 1200 personil, Ditambah 600 anggota Polres Muaraenim dan 60 personil TNI dari Kodim 0405 Lahat untuk mengamankan aksi tersebut jangan sampai anarkis.

Pantauan dilapangan, sebanyak 3000 massa mendatangi kantor pemkab lahat sehingga semua akses menuju kantor pemkab lahat ditutup dan jaga ketat oleh petugas, hingga sekitar jam 11, 30WIB massa tiba didepan kantor bupati lahat dan memadati jalan protokol kolonel burlian.

 

TEKS : JUMRA ZEFRI

EDITOR : ROMI MARADONA




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *