SFC Waspadai Set Piece Matsunaga

Shohei Matsunaga (Kuning)

Shohei Matsunaga (Kuning)

PALEMBANG – Sriwijaya FC siap meladeni jamuan  Gresik United yang akan berlangsung di stadion Tri Darma, Gresik, Rabu (20/8) malam ini.

Dalam laga ini, Laskar Wong Kito mencermati, materi para pemain Laskar Joko Samudro bisa dikatakan punya kualitas merata dengan beberapa pemain asing yang memiliki kualitas individu  mumpuni.

Sebut saja Shohei Matsunaga, Gustavo Chena, Pedro Javier dan Otavia Dutra. Keempat pemain asing ini punya kelebihan masing-masing di pos yang mereka isi. Terutama Matsunaga, pemain asal Jepang ini punya kelebihan yang bisa mengancam pertahanan SFC.

“Matsunaga punya tendangan bebas yang bagus baik dari tengah maupun samping. Jadi, pergerakannya harus dimatikan,” kata  pemain sayap SFC, Siswanto.

“Tendangan bola mati Matsunaga berbahaya, dia bisa mengancam pertahanan kita. Ini patut diwaspadai, ” ditambahkan Asri Akbar.

Sementara itu,  pelatih SFC Subangkit mengatakan, untuk meminimalisir hal ini. Dirinya meminta para pemain agar tidak melakukan pelanggaran yang tidak perlu. “Apalagi di area krusial seperti dekat kotak penalti. Sebab lawan bisa saja mengandalkan bola mati jika tidak bisa menerobos pertahanan lewat serangan teratur,” kata Subangkit.

Disisi lain, menurut Subangkit,  absennya dua pemain di lini depan, Lancine Kone dan Syakir Sulaiman sudah diketahui Gresik United. Sehingga dari empat pemain yang ada, Gresik punya strategi mengorbankan satu pemain asing di barisan belakang Otavia Dutra.

“Sepertinya mereka tahu kalau Kone dan Syakir tidak main. Jadi mereka mainkan Pedro dan Matsunaga di depan dengan mengorbankan Dutra. Sedangkan (Gustavo) Chena main sebagai motivator di lini tengah,” terang Subangkit.

Absennya Dutra di lini pertahanan Laskar Joko Samudro sedikit membuka peluang bagi lini depan SFC. Seperti diketahui, keberadaan Dutra di palang pintu pertahanan skuat asuhan Alfredo cukup menyulitkan bagi tim lawan untuk menerobos pertahanan. Itu terlihat saat Gresik menahan imbang Barito Putera beberapa lalu, dimana Dutra bisa menerapkan permainan yang baik dan taktis dalam mengantisipasi serangan lawan.

“Dengan tidak mainnya Dutra, mudah-mudahan Rishadi, Anis dan Siswanto bisa menembus pertahanan mereka (Gresik), ” pungkas Subangkit.

 

TEKS : IQBAL

EDITOR : ROMI MARADONA




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *