APBDP Palembang 2015, Diprediksi Naik Rp 200 Miliar

Ilustrasi

Ilustrasi

PALEMBANG – Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) Palembang, dipastikan berjalan lebih ketat. Pasalnya, sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) mencapai Tp 100 miliar dan harus masuk dalam Kebijakan Umum Perubahan Anggaran dan Penggunaan Plafon Anggaran Sementara (KUPA-PPAS)

Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Palembang, Zulfan mengatakan, pemkot sudah meminta setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar mengajukan usulan anggaran perubahan.

“Memang ada kenaikan sekitar Rp 200 miliar dari APBD Induk sebesar Rp 2,9 triliun, artinya APBDP sekitar Rp 3,1 miliar,” kata Zulfan yang dibincangi usai rapat pembahasan anggaran di DPRD Palembang, Selasa (19/8).

Menurut Zulfan, peningkatan tersebut bukan karena ada penambahan program. Tetapi lebih pada penajaman program. Hal itu juga katanya, tidak berarti semua pengajuan perubahan dari SKPD akan langsung disetujui.  “Semuanya masih dalam proses pembahasan di Badan Musyawarah (Banmus) DPRD. Nantinya nilai pengajuan tersebut, akan dikaji kembali kelayakannya,” jelasnya.

Menurut Zulfan, pemkot akan lebih selektif dengan mempertimbangkan capaian kinerja atau realisasi kegiatan SKPD. Sehingga, penyerapan perubahan anggaran lebih maksimal dan mengantisipasi penyalahgunaan anggaran.

“Selain itu, sampai sekarang belum seluruh SKPD telah mengajukan usulan perubahan anggaran. Tapi, kami targetkan Agustus ini KUPA-PPAS APBD Perubahan telah disetujui DPRD,” ujarnya.

Zulfan menambahkan, persetujuan APBDP antara eksekutif dan legislatif harus segera selesai di Agustus, tidak boleh sampai September.  “Di APBDP ini, untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) kemungkinan besar tidak ada kenaikan. Karena ada penurunan penerimaan, yang berasal dari dana perimbangan pemerintah pusat,” ulasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Palembang, Fahlevi Maizano mengatakan, proses pembahasan anggaran perubahan akan dilakukan secara teliti, sehingga setiap anggaran yang diajukan dapat teserap secara maksimal hingga akhir tahun. “Ada kenaikan sedikit,  jadi APBD Perubahan sekitar Rp 3,1 miliar,” bebernya.

Menurut Fahlevi, angka Rp 3,1 miliar tersebut masih ada kemungkinan akan ada perubahan lagi, karena saat ini baru dalam tahap pembahasan awal. “Belum diputuskan nilai pastinya, tetapi kemungkinan tidak akan jauh bergeser dari pengajuan yang diberikan,” tukasnya.

 

TEKS              : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *