Tiga Honorer K2 Tak Miliki NIP

Ilustrasi | Ist

Ilustrasi | Ist

KAYUAGUNG – Tiga honorer Kategori (K2) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang telah dinyatakan lulus seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2013, hingga kini belum memiliki nomor induk pegawai (NIP), ironisnya 670 orang lainnya yang serempak diusulkan oleh pihak Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) OKI, NIP-nya ditetapkan oleh BKN pusat.

Informasi yang diperoleh, walaupun telah dinyatakan lulus seleksi CPNS dan berkasnya telah diajukan ke BKN pusat beberapa waktu lalu, ketiga honorer K2 yang masing-masing berinisial LA, AD dan YN ini mendapat sanggahan dari masyarakat, sehingga pemerintah pusat menunda pemberian NIP hingga permasalahan yang ada diselesaikan oleh BKD OKI.

Kepala BKD OKI, Imam Sayuri ketika dikonfirmasi terkait hal tersebut mengaku belum mengetahuinya.

“Kami belum mengetahui jika ada honorer K2 yang lulus tidak memiliki NIP, soalnya 673 orang K2 yang lulus kemarin baru sebatas pengajuan ke BKN pusat, jadi belum tahu apakah NIP mereka sudah turun atau belum,” ujar Imam, Senin (18/8).

Mengenai adanya sanggahan dari masyarakat terhadap 3 honorer tersebut, Imam juga mengaku belum mendapatkan informasi dari pihak BKN Pusat.

“Turun atau belum NIP para honorer itu saja kami belum dapat informasi, apalagi ada 3 honorer K2 yang tidak punya NIP lantaran disanggah masyarakat. Yang jelas kami belum dapat informasi apapun terhadap 673 honorer K2 yang diajukan ke pusat,” tandasnya.

Sementara itu, Sekretaris BKD OKI, Hajar mengaku untuk permasalahan tersebut pihaknya belum mengetahui lantaran proses verifikasi honorer K2 dari masing-masing daerah masih berjalan di BKN Pusat.

“Biasanya setelah proses verifikasi selesai kami mendapat surat edarannya, tapi ini belum ada, sehingga kami belum tahu kalau ada CPNS K2 yang tidak memiliki NIP,” bebernya.

Untuk penerimaan CPNS jalur umum tahun 2014 ini, kata Hajar, Kabupaten OKI mendapatkan kuota sebanyak 99 orang dan saat ini pihaknya masih melakukan persiapan terkait pembukaan pendaftaran yang rencananya dilakukan awal September mendatang.

Salah satu honorer yang meminta namanya tidak disebutkan membenarkan jika 3 honorer K2 yang dinyatakan lulus tersebut saat ini mendapat sanggahan lantaran yang bersangkutan melakukan manipulasi data.

“Mereka tercatat honorer di Kantor Kecamatan Pedamaran, tapi sejak 2 tahun lalu tidak pernah masuk. Sementara saat pengumuman kelulusan CPNS K2, nama-nama mereka tercantum, itu yang anehnya,” tukas honorer tersebut.

 

TEKS   : DONI AFRIANSYAH

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *