September, Fly Over Kembali Dikerjakan

Proyek Pembangunan fly over (jembatan layang) Simpang Jakabaring, Palembang. | Foto : Bagus Kurniawan

Proyek Pembangunan fly over (jembatan layang) Simpang Jakabaring, Palembang. | Foto : Bagus Kurniawan

PALEMBANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) memastikan pembangunan fly over (jembatan layang) Simpang Jakabaring, akan kembali dikerjakan pada awal September mendatang.

Kepastian itu disampaikan Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Setda Sumsel, Ruslan Bahri saat dibincangi di Griya Agung, Palembang, Senin (18/8). Menurut Ruslan, pembangunan proyek fly over yang sempat terhenti akan kembali dilanjutkan oleh pihaknya. “Paling lambat akhir bulan ini atau awal September, pembangunan fly over yang dibangun di simpang empat Jakabaring akan kembali kita lanjutkan,” katanya.

Terhentinya pembangunan fly over tersebut dikarenakan pada awal pembangunannya tidak menggunakan sistem tahun jamak atau multi years, sehingga setiap tahun harus dianggarkan dan ditenderkan untuk melakukan pembangunan.

“Ya, memang ada jedah untuk kontrak berikutnya. Nah kalau sekarang ini sudah tidak perlu lagi dianggarkan dan ditenderkan karena sudah menggunakan sistem tahun jamak atau multi years,” ujar Ruslan.

Ruslan mengungkapkan, pihaknya telah menghimbau kepada dinas terkait untuk mempercepat pembangunan fly over. “Dinas terkait sudah komitmen untuk memacu percepatan pembangunan ini karena melihat dan merasakan apa yang dialami masyarakat terutama masyarakat yang tinggal di Seberang Ulu yang akan bekerja di Seberang Ilir, akibat pembangunan ini dan ditambah dengan jembatan yang padat,” ungkapnya.

Sedangkan untuk pembangunan underpass yang berlokasi di Simpang Empat Patal, sudah tidak ada masalah lagi. “Permasalahan pembangunan underpass ini, lebih krodit karena harus membangun jalan dibawah tanah dan lalu lintasnya lebih kacau serta terhambat dengan pembebasan lahan. Namun berdasarkan laporan yang kami terima pembebasan lahan sudah diselesaikan dan mudah-mudahan tidak ada hambatan lagi,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga (BM) Sumsel, Rizal Abdullah mengatakan, saat ini pembangunan fly over sedang menunggu proses tender yang saat ini sedang berlangsung.

Untuk proses tender sendiri, diprediksi paling lama satu bulan. “Sebenarnya untuk pembangunan ini dapat dilakukan penunjukan langsung namun agar kompetitif dilakukan proses tender,” jelasnya.

Lebih lanjut diungkapkannya, pembangunan fly over akan kembali dilanjutkan pada awal September mendatang. “Kita prediksi pembangunan fly over, akan selesai paling lambat Oktober 2015 nanti,” ungkap Rizal.

Ditempat berbeda, anggota Komisi IV DPRD Sumsel, Najib Matjan menyebut saat ini pembangunan fly over tersebut sedang ditenderkan. “Fly over ini,  dua tahun. Tahun ini, dianggarkan Rp 8 miliar,” jelasnya.

Sementara di 2015 bebernya akan dianggarkan lagi dana antara Rp 70 miliar sampai Rp 80 miliar sehingga total anggaran untuk pembangunan fly over tersebut mencapai Rp 180 miliar.”Fly over tersebut sebelumnya dikerjakan PT Wijaya Karya, namun kontraktor yang mengerjakannya kemungkinan berbeda,” tukasnya.

 

TEKS           : IMAM MAHFUZ

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *