PAN Evaluasi Pahri Azhari dan Lucianty

Bupati Muba H Pahri Azhari menerima penghargaan Wahana Tata Nugraha di Surabaya. Penghargaan ini diberikan kepada daerah yang m

Bupati Muba H Pahri Azhari yang Juga Kader Partai Amanat Nasional | Dok KS

PALEMBANG – Kekalahan pasangan Calon Presiden (Capres)-Calon Wakil Presiden (Cawapres) Prabowo-Hatta pada Pemilihan Presiden (Pilpres) lalu di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), ternyata berbuntut panjang.

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN), bakal mengevaluasi dua kadernya yang ada di Kabupaten Muba yakni Ketua DPC PAN Muba Pahri Azhari dan Lucianty Pahri.

Evaluasi tersebut menurut fungsionaris DPP PAN, Joncik Muhammad dilakukan bukan hanya di Kabupaten Muba tetapi juga diseluruh Indonesia. Evaluasi itu jelasnya, dilakukan untuk melihat loyalitas dan kinerja kader partai berlambang matahari terbit itu terhadap partai.

“Pasca Pilpres, DPP PAN telah melakukan evaluasi terhadap kinerja dan loyalitas kader PAN. Hal ini dilakukan agar PAN, lebih baik lagi. Hasilnya, akan segera disampaikan ke DPW masing-masing,” jelas Joncik yang dihubungi, Senin (18/8).

Disinggung soal sejumlah kader PAN seperti Pahri Azhari, Lucianti Pahri dan lainnya, yang dikabarkan akan diganti, Joncik masih belum mau berkomentar. “Kalau nama-namanya kita sudah tahu, namun sekarang belum saatnya untuk diumumkan. Yang jelas kebijakan ini diambil untuk kebaikan PAN kedepan,” ujar Joncik.

Nama-nama kader yang dievaluasi tersebut kata Joncik akan disampaikannya pekan depan. ”Tanggal 20 Agustus ini, saya akan ke Palembang. Nah, setelahnya saya akan menyampaikan hasil evaluasi ini ke DPW PAN Sumsel untuk ditindak lanjuti,” kata calon anggota DPRD Sumsel terpilih itu.

Munculnya nama Bupati Muba, Pahri Azhari dan anggota DPRD Sumsel, Lucianti Pahri sebagai kader PAN yang ikut dievaluasi keberadaanya, menyusul kegagalan keduanya dalam mendulang suara saat pemilihan presiden RI pada pilpres 9 Juli lalu.

Sebagai informasi, di Pilpres lalu pasangan Prabowo-Hatta kalah di Kabupaten Muba. Pasangan nomor urut satu itu, meraih 125.556 suara sementara pasangan Jokowi-JK mendapatkan 176.549 suara.

Lucianty dan Mardiansyah Diusulkan Diganti

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum  (KPU) Sumsel, Aspahani yang dihubungi kemarin mengaku, ada usulan pergantian caleg terpilih dari PAN yakni atas nama Lucianty Pahri dan Mardiansyah.

“Kita sudah terima surat dari PAN , siang tadi terkait status keanggotaan mereka yang dipecat. Sudah kita bahas, pada prinsipnya kita cermati. Ini akan kita konsultasikan ke KPU RI,” terangnya.

KPU Sumsel jelas Aspahani, tidak mau ikut campur dengan persoalan itu. Sebab jelas dia, itu persoalan internal di PAN.

“Pelantikan anggota DPRD Sumsel, akan dilaksanakan sekitar 24 September. Dalam Peraturan KPU (PKPU), masih dimungkinkan tiga hari sebelum pelantikan caleg terpilih dilakukan pergantian asalkan memenuhi syarat hukum.  Tetapi kita akan kaji, dampaknya terhadap KPU,” tukasnya.

 

TEKS        : ARDHY FITRIANSYAH

EDITOR       : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *