Infrastruktur di Pagaralam Utara Banyak Rusak

Inrastruktur di Pagaralam nampak belum optimal.

Inrastruktur di Pagaralam nampak belum optimal.

PAGARALAM – Sejumlah warga Talang Cammai RT 16, Talang Petai dan Talang Sawah RT 15, Kelurahan Slibar, Kecamatan Pagaralam Utara, merasa di anak tirikan oleh Pemerintah Kota Pagaralam. Mengingat kondisi di tiga daerah tersebut, selain penerangan tergolong minim, termasuk pula kondisi badan jalan banyak mengalami kerusakan.

“Sudah gelap, puluhan titik badan jalan banyak berlobang dan termasuk jalan tanah,” ujar Wansah warga  Talang sawah,  saat dibincangi koran ini, kemarin (18/8).

Dikatakannya, walaupun sepanjang jalan banyak ditemukan kebun maupun sawah milik warga, tetapi hal itu bukan berarti warga disini semata-mata tinggal dikebun.

“Sebetulnya, warga disini termasuk bagian dari masyarakat kota Pagaralam. Kita juga berhak atas kenyamanan dan kesejahteraan dari pemerintah,” ujarnya.

Ia merangkan, sejauh ini tidak sedikit warga yang tinggal di tiga desa tersebut atau sedikitnya ada 150 Kepala Keluarga yang bermukim.

“Ya, kondisi jalan saat ini semakin lama kian rusak. Hal itu sudah jelas memperhambat aktifitas kami, terutama di bidang transportasi,” sebutnya.

Sementara jika kondisi di tiga desa dikaitkan dengan urusan politik lanjutnya, dua desa tersebut selalu menjadi basis dan buruan beberapa tokoh politik.

“Padahal pada saat pelaksanaan Pilkada satu tahun silam,  Wali Kota Pagaralam Hj Ida fitriati Basjuni menang telak di tiga desa ini. Sementara kemajuan program pembangunan di dua desa tersebut belum sepenuhnya kami nikmati. Meski begitu, tidak ada alasan untuk tidak memprioritaskan pembangunan dan kesejahteraan di desa tersebut atau warga disini lebih memilih untuk memisah dari Kota Pagaralam dan masuk ke Kabupaaten Lahat,” tanyanya.

Hal senada dikemukakan Messi (50) warga lainnya pun turut mengungkapkan rasa kecewa terhadap Pemerintah Kota Pagarlam saat ini. Karena selain lamban melakukan pembangunan dan terkesan pilih kasih.

“Silakan lihat sejumlah bangunan di daerah lain, semuanya sudah bisa dinikmati. Namun sangat berbeda dengan desa kami, sudah puluhan tahun menantikan perhatian dari pemerintah,”cetusnya.

Sementara disinggung soal momen penting Kota Pagaralam seperti HUT RI, Ia mengatakan masa bodoh. Mengingat hal itu bukan tidak ingin terlibat atau ikut berpartisiapasi memeriahkaan, tetapi memang kondisi yang tidak memungkinkan.

“Kondisi badan jalan saja banyak yang rusak, bagaimana kita mau berpartisipasi,” katanya.

Terpisah, Camat Pagaralam Utara Yansari SE mengatakan, memang kondisi di daerah Talang Camai, Talang Petai dan Talang Sawah, Kelurahan Slibar sejauh ini butuh sentuhan pembangunan. Pada akhir September 2014, akan segera dilakukan pemasangan jaringan instalasi listrik di dua daerah tersebut.

“Program pembangunan jaringan listrik dan pembangunan jalan akan dilaksanakan akhir tahun ini,” singkatnya.

 

TEKS   : ANTONI STEFEN

EDITOR    : RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *