Dump Truk Seharga Rp 400 Juta Digelapkan Konsumen

Ilustrasi Dump Truk | Ist

Ilustrasi Dump Truk | Ist

PALEMBANG – Abdul Kadir (36) harus kehilangan dua unit Dump Truk seharga Rp 400 juta, yang telah dibawa kabur oleh NG (49). Tidak terima atas peristiwa yang telah dialaminya, kedua korban melaporkan kejadian tersebut ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel), Senin (18/8) kemarin.

Dijelaskan oleh korban yang tinggal di Jalan Lomba Jaya, Kelurahan 20 Ilir DII, Kecamatan Kemuning Palembang ini, kejadian tersebut sejak bulan Juli 2014, yang mana pelaku menyewa dump truk korban dan hingga saat ini belum dikembalikan pelaku.

“Saya berharap, polisi mencari keberadaan Ng. Tentu saja, akibat perbuatannya, saya mengalami kerugian,” kata Abdul.

Tertera dalam surat laporan, kejadian bermula saat Ng menyewa dua dump truk milik Abdul pada pertengahan 2013. Ng menyewa mobil Abdul dengan mengutus dua rekannya. Karena sudah kenal, Abdul mau-mau saja menyewakan dua truknya kepada Ng.

Mulanya, Ng membayar uang sewa dengan lancar. Ia tidak pernah menunggak bayaran dengan selalu mentransfer uang sewa ke nomor rekening Abdul. Pembayaran uang sewa dilakukan setiap bulan.

Namun, memasuki bulan Juli 2014, Ng mulai macet membayar uang sewa. Kalau tidak ditagih melalui ponsel, Ng tidak akan membayar. Puncaknya, Ng sama sekali tidak bisa dihubungi dan tidak lagi membayar uang sewa.

“Kedua truk saya juga tidak kembali sampai saat ini. Saya berharap, polisi bisa mencari keberadaan Ng dan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku,” kata Abdul.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Djarod Padakova, sudah menerima laporan Abdul. Laporan akan diproses dengan memintai keterangan saksi dan bukti yang diajukan Abdul.

“Kita akan cari keberadaan terlapor dengan koordinasi bersama aparat terkait. Jika memang sesuai dengan dilaporkan, akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” kata Djarod.

 

TEKS   : Oscar Ryzal

EDITOR  : SARONO P SASMITO

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *