Cuaca Panas akan Sambut CJH

Ilustrasi Jemaah Haji | Bagus Park

Ilustrasi Jemaah Haji | Bagus Park

PALEMBANG – Calon Jemaah Haji (CJH) asal Palembang dihimbau, untuk mempersiapkan fisiknya seprima mungkin. Pasalnya menurut Kepala Dinas (Dinkes) Palembang,  Anton Suwindro, saat musim haji nanti, cuaca di Arab Saudi sangat panas.

Karenanya jemaah kata Anton, selain harus mempersiapkan fisiknya juga harus membawa obat-obatan sebelum berangkat ke tanah suci sebagai bentuk antisipasi. “Saat musim haji nanti, cuaca sangat panas. CJH, harus banyak minum air putih untuk menetralisir bakteri dalam tubuh dan minum vitamin B dan C,” kata Anton yang dibincangi, Senin (18/8).

Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Palembang, Alfajri Zabidi menambahkan ketahanan fisik CJH memang sangat dibutuhkan. Sebab selain cuaca panas, pemondokan juga terbilang jauh dari Masjidil Haram.  “Sebagian besar pemondokan JCH jauh dari Masjidil Haram, jarak tempuhnya sekitar 1.000-6.000 ribu meter,” jelasnya.

Alfajri mengatakan, Kemenag sudah menyewa 600 pemondokan yang berupa rumah-rumah milik masyarakat di Arab Saudi yang diperuntukkan bagi CJH Indonesia termasuk dari Palembang. “Pemondokan JCH Indonesia jauh dari Masjidil Haram, itu pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya, maka fisik harus prima,” ucapnya.

Alfajri mengaku, walaupun petugas haji Indonesia membantu kelancaran penyiapan kendaraan angkutan menuju Masjidil Haram, tapi berdasarkan pengalaman akan terjadi kemacetan dari pemondokan menuju Masjidil Haram.

“Biasanya 3-4 hari menjelang wukuf, ada kemungkinan jamaah terpaksa jalan kaki karena terjadi kemacetan. Oleh sebab itu, diperlukan strategi pengelolaan waktu dan kegiatan agar energi dan stamina JCH tidak habis terkuras sebelum jadwal wukuf,” tukasnya.

 

TEKS          : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *