PLN Pangkalan Balai Sarat Penyelewengan

Ilustrasi

Ilustrasi

PANGKALAN BALAI  – Sebuah usaha jasa pelayanan yang berhubungan dengan banyak orang haruslah profesional dan transparan, berani dan memiliki terobosan yang menunjukkan jati diri perusahaan itu.

Lain halnya di Banyuasin, khususnya di Pangkalan Balai ini. Sebuah usaha jasa pelayanan listrik dalam hal ini PLN, justru sebaliknya. Lebih banyak mendapatkan caci dan makian serta sangat amat tidak profesional apalagi transparan.

“Saya muak dengan kinerja PLN Pangkalan Balai ini. Pemadaman yang dilakukan sudah sangat amat tidak wajar dan di luar logika saya selaku pelanggan. Saya yakin, ada proyek PLN Pangkalan Balai yang diselewengkan oleh oknum PLN Pangkalan Balai,” ujar Irawan kepada wartawan, Sabtu (16/8/2014).

Kenapa saya katakan demikian, lanjutnya, karena sebuah usaha pelayanan yang memiliki usia yang cukup tua dan sudah ada di mana-maa keberadaannya, seharusnya makin menunjukkan profesionalnya, baik dari segi pelayanan maupun kepuasan pelanggan.

“PLN Pangkalan Balai menggunakan ilmu kera, tutup telingan, tutup mata dan tutup mulut. Artinya, mereka sudah tidak perduli. Dan ini berarti bahwa saya yakin ada sesuatu dibalik ini semua,” jelasnya yakin.

Saat ditanya, apa tidak takut berbicara seperti itu tanpa memiliki bukti, Irawan mengatakan, kenapa harus takut.

“Saya lebih takut kalau saya tidak bisa membayar rekening PLN. Untuk itu, karena ini sudah sangat menjadi beban saya, maka saya berani mengatakannya. Ya coba anda banyangkan saja, pemadaman yang dilakukan PLN setiap waktu tanpa ada pemberitahuan resmi, jelas sangat berpengaruh pada tagihan. Nah kalau tagihan saya membengkak, apa mereka mau tahu?. Karena saya yakin mereka tidak mau tahu, maka saya berani berasumsi bahwa ada penyelewengan di tubuh PLN,” tandasnya kesal.

Irawan mengatakan, ini jaman merdeka, kalau saya tidak berani, berarti saya sekarang sedang dijajah. “Dan saat ini lah saya melawan dengan cara seperti ini,” pungkasnya.

 

TEKS   : DIDING KARNADI

EDITOR   : SARONO P SASMITO




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *