Malam Peduli Palestina, Terkumpul Dana Rp 27 Juta

palestinaMUARAENIM – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-69 di Muaraenim, tidak hanya diisi dengan berbagai kegiatan yang bersifat pesta rakyat dan kegiatan seremonial lainnya tetapi juga diisi dengan kegiatan sosial.

Salah satunya yakni malam penggalangan dana untuk Palestina dengan tajuk ‘Satu Hati Peduli Palestin’ di Gedung Putri Dayang Rindu, Muaraenim, Sabtu (16/8) malam. Dalam penggalangan dana tersebut, terkumpul dana Rp 27.442.000.

Penggalangan dana ini, diprakarsai lima organisasi di Muaraenim yakni Simpatisan Serasan Sekundang, PMI Muaraenim, Perguruan Tinggi Serasan, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah, dan Sanggar Tari Gending.

Dalam penggalangan dana tersebut, Bupati Muaraenim, Muzakir Sai Sohar dengan spontan menyumbangkan Rp 10 juta untuk warga Palestina. “Saya mengapresiasi kegiatan seperti ini, ini bentuk kepedulian generasi muda Muaraenim terhadap saudaranya di Palestina,” kata Muzakir.

Menurut Muzakir, kegiatan ini sejalan dengan anjuran agama untuk membantu sesama manusia. Selain itu juga sesuai dengan falsafah Pancasila tepatnya pada sila kedua yakni kemanusian yang adil dan beradab.

“Banyak korban jiwa berjatuhan di Palestina, terutama anak-anak. Banyak orang tua kehilangan anaknya, istri kehilangan suami dan sebagainya. Agresi yang dilakukan Israel tersebut tentu tidak sesuai dengan falsafah bernegara yang kita anut, dan tidak sesuai dengan ajaran agama manapun. Karenanya kita menentang tindakan tidak beradab tersebut,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Peduli Palestina, M Arifin mengatakan, mereka tidak hanya menggalang dana pada malam peduli Palestina ini saja tetapi juga melakukan pengumpulan dana dari masyarakat dengan jalan menjual stiker kepada masyarakat.

Dari penjualan stiker tersebut termasuk sumbangan dari Bupati Muaraenim, terkumpul dana Rp 27 juta lebih. Dana tersebut jelas Arifin, nantinya akan diserahkan ke Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Indonesia, yang merupakan salah satu organisasi kemanusian yang selama ini konsen memberikan bantuan ke masyarakat Palestina. “Bantuan ini, akan diserahkan langsung Bupati Muaraenim kepada Ketua Presidium MER-C Indonesia, Henry Hidayatullah,” jelasnya.

Terpisah, Ketua Presidium MER-C Indonesia, Dr Henry Hidayatullah menyebut, MER-C, adalah organisasi yang sudah 15 tahun berkecimpung dalam kegiatan sosial kemanusian. Saat ini jelasnya, MER-C sudah mengirimkan 157 misi kemanusian baik di dalam maupun di luar negeri.  “Berbagai misi kemanusiaan sudah kami lakukan, dengan mengirimkan tim medis di daerah konflik dan bencana seperti di Irak, Iran, Afganistan dan Palestina serta lainnya,” jelasnya.

Menurutnya, masyarakat Indonesia patut membantu masyarakat Palestina. Itu tidak hanya karena sebagai bentuk solidaritas kemanusian tetapi juga karena Palestina, adalah negara yang pertamakali mengakui kemerdekaan Indonesia pada 1945.

“Kami telah membangun rumah sakit Indonesia, di Jalur Gaza, Palestina. Pembangunannya menghabiskan dana Rp 65 miliar, dimana Rp 40 miliar nya berasal dari sumbangan masyarakat Indonesia. Rumah sakit itu, sudah rampung dibangun sejak 2013 lalu,” tukasnya.

 

TEKS           : SISWANTO

EDITOR         : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *