Alex : Yang Terjadi Biarkan Terjadi

Pasukan pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Sumsel melaksanakan tugasnya dengan sempurna, mengibarkan Sang Merah Putih dalam upacara memperingati hari kemerdekaan Indonesia ke-69 di Halaman Griya Agung, Palembang, Minggu (17/8). Upacara ini di inspekturi langsung oleh Gubernur Sumsel, Alex Noerdin. Foto : Bagus Kurniawan

Pasukan pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Sumsel melaksanakan tugasnya dengan sempurna, mengibarkan Sang Merah Putih dalam upacara memperingati hari kemerdekaan Indonesia ke-69 di Halaman Griya Agung, Palembang, Minggu (17/8). Sumsel, Alex Noerdin. Foto : Bagus Kurniawan

PALEMBANG – Momentum hari kemerdekaan Indonesia ke-69, harus dimanfaatkan semua lapisan masyarakat untuk bersatu kembali membangun bangsa menjadi lebih baik. Ajakan ini disampaikan Gubernur Sumsel, Alex Noerdin, Minggu (17/8).

“Kemardekaan diraih dengan perjuangan para pendahulu, sekarang generasi penerus harus mampu bertanggung jawab mengisi kemerdekaan itu. Caranya, berbuat untuk meraih apa yang dicita-citakan yakni kesejahteraan rakyat Indonesia,” kata Alex saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-69 di Griya Agung, Palembang.

Ia mengatakan, momentum kemerdekaan adalah momentum untuk masyarakat Indonesia, terkhusus di Sumsel untuk semakin bersatu dan bersama-sama membangun hal-hal positif di daerah ini, menurutnya apa yang sudah terjadi biarkan terjadi dan lalui saja. “Insya Allah kedepannya pasti lebih baik jika kita semakin bersatu,” ungkap mantan Bupati Muba ini.

Alex menambahkan, sebagai generasi penerus bangsa, ia akan mengisi kemardekaan dengan terus berupaya melakukan yang terbaik untuk Sumsel dan mensejahterakan Masyarakat Sumsel. “Ya, mari bersama-sama melalui momen ini kita bersatu, apalagi guna untuk menjalankan tugasnya masing-masing. Supaya masyarakat Sumsel bisa lebih sejahtera kedepannya.

“Kami tentu akan melakukan terbaik untuk membanggakan para pejuang pendahulu, ini sebagai bentuk kami merealisasikan perjuangan pahlawan yang lebih dulu berjuang,” jelasnya.

Sementara itu, Farah Zhafirah, anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Sumsel yang bertugas membawa baki bendera mengaku bangga dan senang bisa menyelesaikan tugasnya dengan baik.

Ia sendiri memaknai peringatan HUT RI ke-69 ini, dengan mengenang jasa-jasa para pahlawan terdahulu dalam merebut kemerdekaan dan perjuangan orang-orang tua dahulu. “Alhamdulillah saya mewakili teman-teman Paskibra lainnya, sangat haru dan bangga sekali apalagi saat membawa reflika bendera dalam upacara ini. Saya seakan terbawa suasana para pahlawan, ketika berjuang melawan penjajah,” ucap dara asal Empat Lawang ini.

 

TEKS              : IMAM MAHFUZ

EDITOR         : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *