Ambisi SFC Kandas, Tradisi pun Berlanjut

 

SFC Vs Persijap Jepara

SFC Vs Persijap Jepara

PALEMBANG – Sriwijaya FC menuai  hasil buruk di awal sisa putaran kedua Indonesia Super League (ISL)2014, setelah ditaklukkan Persijap Jepara dengan skor tipis 1-0, Jum’at (15/8) di stadion Gelora Bumi Kartini. Kekalahan ini membuat  Sriwijaya FC gagal menghapus tradisi tidak pernah menang saat bertandang ke markas Jepara.

Bahkan hasil ini menjadi rekor baru buat tim tuan rumah, karena dari tujuh pertandingan sebelumnya, Persijap tak pernah menang dan hanya berhasil bermain imbang dari Laskar Wong Kito saat bermain di kandang. Hasil ini membuat SFC harus puas bertahan di posisi enam klasemen sementara wilayah barat, dengan 23 poin dari 16 laga.

Sedangkan bagi  Persijap , kemenangan tipis ini membuat  peluang  mereka bertahan di ISL masih terjaga,  berkat gol yang dibuat oleh striker Rahmat Riva’i di menit 31. Namun begitu, Persijap belum  merangkak dari dasar klasemen sementara.

Laskar Kalinyamat (julukan Persijap) mengumpulkan nilai tujuh dari 16 pertandingan, terpaut enam angka dari Gresik United yang berada di posisi kesepuluh, dan baru menjalankan 15 laga, serta berselisih tujuh poin dari Persita Tangerang.

Menanggapi hasil ini, pelatih kepala SFC Subangkit menerangkan, salah satu faktor yang membuat kekalahan timnya karena lini pertahanan yang belum solid. Padahal sepanjang pertandingan, Asri Akbar lebih menguasai permainan.

“Saya lihat juga tadi anak-anak bermain dibawah  performa seperti kehilangan visi bermain.  Sementara Persijap bermain hampir sama dengan kita mengandalkan serangan balik, tapi serangan balik cepat dari Persijap dapat menembus pertahanan kita,” kata Subangkit saat dikonfirmasi usai pertandingan.

Mengawali babak pertama, tuan rumah  Persijap yang sedang berusaha melepaskan diri dari ancaman degradasi menerapkan permainan ofensif. Namun upaya mereka untuk menekan pertahanan SFC  tidak mudah dilakukan, karena tim tamu juga bermain menyerang demi memburu kemenangan.

Namun, laga baru berjalan delapan menit, Sriwijaya FC terpaksa melakukan pergantian pemain. Septa Riyanto masuk menggantikan Syakir Sulaiman. Kendati demikian, pergantian ini tidak menurunkan serangan Laskar Wong Kito.

Jual-beli serangan antara Persijap dan SFC tetap berlangsung. Namun, kubu tuan rumah bersorak kegirangan di menit ke-31. John Tarkpor yang sejak awal diwaspadai SFC mampu memberikan umpan manis kepada Rahmat Rivai, dan striker Persijap itu kemudian menaklukkan Fauzi Toldo.

Tertinggal satu gol, SFC mencoba meningkatkan intensitas serangan mereka selang tiga menit kemudian. Pelatih Subangkit memasukkan Alan Martha, dan menarik keluar Hafit Ibrahim.

Kendati demikian, tidak mudah bagi SFC untuk menembus barisan belakang Persijap yang memilih menerapkan permainan bertahan sambil sesekali melakukan serangan balik. Peluang diperoleh tim tamu pada menit ke-35, tapi tendangan Siswanto masih bisa dibendung kiper Dedi Hariyanto. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama usai.

Di babak kedua, SFC mempertahankan pola permainan menyerang setelah tertinggal satu gol di babak pertama. Penyerang muda Rizky Dwi Ramadhan pun dimasukkan menggantikan Septa demi meningkatkan daya gedor.

Sebaliknya, Persijap yang sudah unggul di babak pertama menerapkan permainan bertahan untuk mempertahankan skor 1-0, sambil sesekali melakukan serangan balik. Skema ini sempat beberapa kali mengejutkan pertahanan SFC.

Keasyikan menyerang, SFC hampir saja makin tertinggal dari tuan rumah. Carlos Raul Sciucatti yang mampu menerobos pertahanan SFC melepaskan tendangan, tapi melambung di atas mistar.

Waktu yang mulai menipis membuat SFC meningkatkan agresivitias. Tim tamu mendapatkan peluang, tapi tendangan bebas Lancine Kone pada menit ke-80 masih belum membuahkan hasil.

Kendati menekan pertahanan Persijap untuk menyamakan kedudukan, SFC tetap menemui jalan buntu. Pertahanan solid Laskar Kalinyamat tetap sulit ditembus hingga peluit panjang ditiupkan wasit.

 

TEKS    : IQBAL

EDITOR   : ROMI MARADONA




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *