32,5 Ton Solar Gagal Diselundupkan Ke Sumbar

Ilustrasi | Ist

Ilustrasi | Ist

PALEMBANG – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel), berhasil menggagalkan penyelundupan minyak mentah jenis solar, asal Desa Sungai Rengit, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), yang akan dikirim ke Sumatera barat (Sumbar), Kamis (14/8) malam.

Dari penangkapan yang dilakukan Subdit IV, tindak pidana tertentu (Tipiter) Ditreskrimsus Polda Sumsel, pimpinan Komisaris Polisi (Kompol) Tito Dani, petugas berhasil mengamankan empat truk bermuatan 32,5 ton minyak mentah ilegal saat melintas di Simpang Binago Sekayu Muba.

Empat truk yang diamankan mengangkut minyak mentah dengan isi yang berbeda. Truk bernopol BG 8418 HB mengangkut sembilan ton, truk nopol BG 8644 HB mengangkut 7,5 ton, truk nopol BG 8669 BH, dan truk nopol BH 8232 YU mengangkut delapan ton. Masing-masing truk ini bagian baknya sudah dimodifikasi.

Selain itu, empat sopir dan dua kernet berhasil diamankan. Mereka adalah Erik alias Jemat, Asnawi, Hermawan,  dan Sidik, yang seluruhnya sopir. Sementara dua kernet yang berhasil diamankan adalah Alpin dan Malik.

Menurut mereka, pemilik minyak mentah ilegal tinggal di Lubuk Linggau berinisial Et (DPO). Minyak mentah ini diangkut dari Sungai Angit, Muba dan akan diantar ke Padang. Tak tanggung-tanggung, keempat sopir dan kernet ini sudah 20 kali mengantar minyak mentah ke Padang atas suruhan Et.

“Truk seluruhnya punya Et, saya dan teman-teman hanya sopir. Satu kali angkut, kami diupah Rp300 ribu,” kata salah satu sopir, Erik, yang didampingi rekan-rekannya Jumat (15/8).

Erik dan teman-teman mengatakan, modus operandi yang mereka lakukan adalah mulanya mengendarai truk ke arah Sungai Angit, Muba untuk mengambil minyak mentah.

Begitu bak truk yang sudah dimodifikasi dengan meletakkan bak besi sudah terisi penuh, mereka kembali ke rumah Et. Nantinya, ada sopir lain yang ditugaskan mengantar minyak mentah itu ke Padang.

Dilanjutkan para sopir ini, mereka belum pernah mengangkut minyak mentah ke Padang. Pasalnya, Et menugaskan sopir lain untuk mengantar minyak mentah itu ke Padang. Adapun pembelinya salah satu perusahaan di Padang.

“Kami mengambil minyak mentah ini dari warga yang ada di Sungai Angit. Yang memesan Et, kami hanya mengambil saja,” kata Erik.

Direktur Ditreskrimsus Polda Sumsel, Kombes Pol Eddy Purwatmo, melalui Kasubdit IV, AKBP Zulkarnain, mengatakan keempat sopir dan dua kernet. Selain itu, keempat truk kini sudah diamankan. “Kita akan mencari keberadaan pemilik minyak mentah yang saat diamankan tidak membawa surat izin mengangkut minyak,” kata Zulkarnain.

 

TEKS    : Oscar Ryzal

EDITOR   : SARONO P SASMITO

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *