Diduga Aniaya Murid, Oknum Guru Dipolisikan

Ilustrasi | Bagus Park

Ilustrasi | Bagus Park

INDERALAYA – Seorang oknum guru, merangkap petugas penjaga sekolah di  SDN  9 Desa Suka Merindu, Kecamatan Pemulutan Barat, Kabupaten Ogan Ilir (OI), berinisial ZL,  dilaporkan ke Unit Pelayanan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Ogan Ilir, Rabu (13/8).

Laporan tersebut terkait adanya dugaan penganiayaan terhadap siswanya bernama Adi Terano hingga menderita luka lecet dan memar pada bagian wajahnya. Korban Adi melapor didampingi sang paman yakni Nanang Ahmad (40).

Paman korban, Nanang Ahmad usai melaporkan oknum guru mengatakan, keponakan telah dianiaya oleh gurunya sendiri hingga memar dan luka lecet.

“Penganiayaan itu terjadi di ruang kelas VI pada Rabu (13/8) sekitar pukul 09.00 Wib, lalu di mana korban Adi  bercanda dengan teman sekelasnya. Karena dianggap ribut dan mengganggu pelajaran agama yang sedang diberikan, akhirnya oknum guru tersebut melakukan pemukulan pada wajah sebelah kanan hingga lecet dan memar,” ucapnya.

Lanjut Nanang, dirinya membawa keponakannya ke Puskesmas untuk divisum dan melaporkan kejadian tersebut ke Unit PPA Polres OI.  “Sudah di visum pak, ini luka lecet dan memarnya,” kata Nanang.

Plt Kepsek SDN 09 Agus mengatakan, dirinya bersama komite sekolah sudah melakukan pendekatan dengan pihak keluarga Adi Terona untuk menyelesaikan persoalan ini  “Kita sudah membicarakan dengan komite sekolah untuk menyelesaikan persoalan ini,’’ ujar Agus.

Sementara itu, Kapolres OI AKBP Asep Jajat Sudrajat didampingi Kasat Reskrim AKP Dhafid Shiddiq, Kamis (14/8), mengatakan, pihaknya akan segera memanggil oknum guru tersebut atas laporan pengaduan siswanya.

 

Teks    : Junaedi Abdillah

EDITOR  : SARONO P SASMITO




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *