Pengajuan Usulan CPNS, Pemprov “Dicueki” Kabupaten/Kota

cpns

PALEMBANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel), “dicueki” oleh kabupaten/kota di Sumsel dalam pengajuan kuota Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2014. Tidak ada satu pun kabupaten/kota yang melaporkan berapa kuota CPNS yang diusulkan dan berapa kuota yang disetujui.

Seyogyanya kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumsel, Muzakir, kabupaten/kota menyampaikan usulan seleksi CPNS ini melalui gubernur terlebih dahulu sebelum disampaikan ke Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB).

“Kita tidak tahu berapa kuota CPNS di Sumsel, karena kita belum mengetahui kuota CPNS yang diajukan kabupaten/kota ke Kemenpan dan berapa yang  disetujui,” kata Muzakir yang dibincangi, Rabu (13/8).

Menurut Muzakir, kabupaten/kota di Sumsel tidak pernah mengirimkan usulan atau melaporkan kuota usulan CPNS dan berapa kuota yang disetujui oleh Kemenpan dan RB. Mereka sebut Muzakir, mengusulkan kuota CPNS itu langsung ke Kemenpan dan RB.

“Sekarang ini, masing-masing kabupaten/kota telah memiliki akses langsung kesana. Karenanya, kita tidak tahu berapa kuotanya. Seyogyanya mereka melaporkan soal itu, namun sampai sekarang belum ada,” ujar Muzakir.

Muzakir mengungkapkan seharusnya, kabupaten/kota yang ada di Sumsel yang akan mengajukan usulan kuota CPNS, harus melalui pemprov  terlebih dahulu kemudian barulah disampaikan ke Kemenpan.  “Aturan yang mengatur hal ini, ada. Seharusnya Menpan juga menolak kalau usulan kuota CPNS dari kabupaten/kota itu,  tidak ada usulan dari gubernur,” ungkapnya.

Namun sambung Muzakir, informasi yang ia dapatkan ada lima kabupaten/kota di Sumsel yang mengajukan usulan seleksi CPNS dan disetujui oleh Kemenpan dan RB. Lima kabupaten/kota dimaksud, dua diantaranya adalah Daerah Otonomi Baru (DOB) yakni Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dan Musi Rawas Utara (Muratara).   “Untuk formasi yang paling banyak diusulkan kabupaten/kota adalah tenaga guru dan tenaga kesehatan,” tukasnya.

 

TEKS          : IMAM MAHFUZ

EDITOR        : DICKY WAHYUDI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *